Jumat, 18 Agustus 2017

Cerita Di Balik Batu Permata

Cerita Tentang Batu Permata

Semua penggemar batu permata tentu tau keindahan setiap batu permata. Untuk orang awam, mungkin keindahan ini tidak bisa terasa. Nah, taukah kita cerita-cerita yang mengiringi setiap batu permata? Ada beragam batu permata, dan ada berbagai cerita yang mengikutinya. Berikut ini CNC phoneshop merangkum berbagai cerita yang mengikuti batu permata. Tentunya cerita ini kami rangkum dari berbagai sumber yang bisa dipercaya.

Batu Alexandrite:
  • Batu Alexandrite adalah batu permata yang memiliki efek perubahan warna (color change) yang sangat langka dari varietas Chrysoberyl
  • Nama Alexandrite sendiri berasal dari zaman kekaisaran Rusia, dinamai dari Tsar Rusia, Alexander II (1818 - 1881)
  • Permata Alexandrite pertama sekali ditemukan oleh mineralist asal Finlandia, Nils Gustaf Nordenskiold (1792 - 1866). Ketika pertama sekali ditemukan pada tahun 1834, batu tersebut dianggap sebagai Zamrud, karena ditemukan di tambang zamrud di wilayah Ural, Rusia, dekat sungai Tokovaya. Spesimen itu kemudian diidentifikasikan sebagai Chromium Bearing, varietas yang memiliki efek perubahan warna (color change) dari Chrysoberyl. Legenda mengatakan bahwa permata tersebut ditemukan pada hari ulang tahun Tsar, dan untuk menghormatinya permata tersebut dinamakan Alexandrite. Padahal penemunya sendiri (Nils Gustaf Nordenskiold) ingin menamakan permata tersebut "Diaphanite"
  • Fenomena perubahan warna pada batu Alexandrite dinamakan "Alexandrite Effect". Alexandrite Effect adalah hasil dari penyerapan yang kuat terhadap cahaya di bagian kuning dan biru dari spektrum warna
  • Batu Alexandrite juga mempunyai fenomena Pleochroism yang sangat kuat, yaitu bisa menampilkan warna hijau Zamrud, merah, orange dan kuning tergantung dari sudut pengamatan
  • Batu Alexandrite juga bisa mempunyai efek Chatoyancy (mata kucing) ketika dipotong dengan model cobochon. Jenis ini termasuk Alexandrite yang cukup langka
  • Rumus kimia dari Alexandrite adalah BeAl2O4
  • Kebanyakan Chrysoberyl diwarnai oleh besi, sementara Alexandrite sendiri memiliki jejak krominum
  • Warna hijau pada batu Alexandrite adalah karena adanya jejak krominum, unsur yang sama yang memberikan warna hijau pada Zamrud dan varietas beryl lainnya
  • Alexandrite asal Sri Lanka menunjukan perubahan warna coklat sampai kuning kecoklatan. Alexandrite asal Zimbabwe memiliki sangat sedikit perubahan warna dan biasanya berwarna lebih gelap dengan warna ungu. Spesimen dari Tanzania cenderung memiliki warna muda dan memiliki perubahan warna yang cukup baik. Alexandrite dari Brazil diketahui memiliki warna yang sangat jenuh dan menampilkan perubahan warna biru sampai keunguan
  • Cat's Eye Alexandrite (Cymophane Alexandrite), Pink Alexandrite, Yellow Alexandrite (Cymophane) dan Vanadium Alexandrite adalah jenis yang sangat langka di pasaran
  • Sumber utama dari batu Alexandrite adalah di Ural Rusia. Namun tambang ini telah lama habis. Dan pada tahun 1987-an ditemukan spesimen besar di Minas Gerais, Brazil. Sumber batu Alexandrite lainnya antara lain Myanmar (Burma), Sri Lanka, Tanzania, India (Andhra Pradesh) dan Madagaskar
  • Batu Alexandrite memiliki kekerasan 8,5 skala Mohs

Cerita Tentang Batu Alexandrite
Alexandrite

Batu Amber:
  • Biasa disebut batu Ambar
  • Batu Amber adalah batu permata yang terbentuk melalui fosilisasi resin pohon. Resin Amber tidak sama dengan getah pohon biasa. Secara khusus bersumber dari pohon Pinus Succinifera
  • Proses fosilisasi batu Amber berlangsung sekitar 50 juta tahun yang lalu, pada periode Tertiary
  • Biasanya di dalam batu Amber terdapat inklusi hewan atau tumbuhan (karena terbentuk dari resin yang lembut dan lengket). Biasanya nyamuk dan spesies serangga lainnya
  • Batu Amber yang terbentuk di lapisan batu bara sering disebut Resinite. Jenis yang terbentuk dari lapisan batu bara Selandia Baru disebut sebagai Ambrite
  • Batu Amber adalah salah satu batu permata organik, selain Pearl (Mutiara), Coral dan Ivory (Gading)
  • Kata Amber berasal dari bahasa Persia Tengah, "Ambar". Pada awalnya digunakan untuk mendeskripsikan zat lilin yang mengeras yang ditemukan di dalam usus ikan Paus Sperma yang disebut Ambergris
  • Pada abad ke-14, istilah "Amber" bergeser dari yang awalnya untuk mereferensikan "Ambergris", menjadi nama batu permata
  • Ciri khas batu Amber adalah mengapung di air asin, namun tenggelam di air tawar
  • Tidak seperti batu permata lainnya, batu Amber memiliki struktur Amorf, bukannya kristal, berat jenis yang rendah, sehingga sangat ringan
  • Batu Amber memiliki warna yang berbeda-beda, tapi umumnya berwarna kuning, orange atau coklat. Yang berwarna kuning emas biasanya keras, berupa resin translucent (tembus cahaya tapi tidak transparan) dari pohon pinus cemara. Warna batu ini juga bisa keputihan sampai kuning lemon pucat dan coklat hampir kehitam-hitaman
  • Republik Dominika terkenal menghasilkan batu Amber dengan warna biru yang langka
  • Warna batu Amber yang cukup langka adalah yang berwarna hijau dan merah (Cherry Amber). Tentunya harganya cukup mahal dan menjadi buruan para kolektor
  • Clarity atau tingkat kejelasan batu Amber berkisar dari Transparent (tembus cahaya tanpa difusi berlebih atau mungkin memiliki rutile berwarna hitam atau coklat kemerah-merahan atau inklusi lainnya) sampai Opaque (tidak tembus cahaya) dan memiliki kemilau resin
  • Banyak varietas batu Amber yang terlihat seperti berawan karena adanya gelembung-gelembung kecil, atau yang dikenal sebagai Bony Amber
  • Batu Amber yang paling sering dicari adalah yang memiliki inklusi serangga, tanaman atau inklusi Pyrite (memberikan warna kebiruan)
  • Jenis-jenis varietas batu Amber yang cukup terkenal antara lain: Baltic Amber, Bony Amber dan Dominican Amber. Sedangkan yang kurang begitu terkenal antara lain: Blue Dominican Amber, Resinite, Ambrite, Amberoid dan Pressed Amber
  • Sumber utama batu Amber ada di sebelah barat Kaliningrad, Rusia. Batu Amber dari daerah ini ditemukan pada tanah liat dengan kedalaman sekitar 30 meter dari permukaan. Sumber terbesar kedua adalah di kawasan Baltic. Batu Amber Baltic berasal dari dasar laut dan sering ditemukan terdampar di pantai. Batu Amber dari Baltic terkenal karena warna-warna emasnya yang halus. Republik Dominika terkenal memiliki batu Amber langka berwarna biru, dan jauh lebih muda umurnya dibandingkan varietas Amber lainnya. Deposit batu Amber lainnya juga ditemukan di Italia, Romania, China, Jepang, Burma (Myanmar), Mexico, Canada dan Amerika Serikat
  • Batu Amber adalah jenis batu permata yang sangat lunak. Tingkat kekerasan batu Amber adalah berkisar 2 sampai 2.5 skala Mohs

Cerita Tentang Batu Amber
Amber

Batu Aquamarine:
  • Batu Aquamarine disebut juga sebagai batu Biru Laut adalah permata beryl yang berwarna biru sampai biru kehijauan
  • Nama Aquamarine sendiri berasal dari bahasa Latin kuno yang berarti "Air Laut"
  • Bersama dengan batu Zamrud, batu Aquamarine berasal dari permata beryl yang termasuk dalam satu keluarga. Keduanya merupakan silikat aluminium berrilium. Perbedaannya Zamrud memiliki warna karena adanya jejak krominum (dan vanadium), sedangkan Aquamarine karena adanya unsur besi dalam kristal beryl yang tidak berwarna. Perbedaan lainnya adalah batu Zamrud memiliki clarity yang cenderung kabur dan penuh dengan inklusi, sementara Aquamarine memiliki clarity dan tingkat transparansi yang sangat baik. Jenis permata beryl lainnya antara lain: Morganite, Goshenite, Golden Beryl (heliodor), Green Beryl dan Bixbite
  • Kekerasan batu Aquamarine berkisar 7,5 - 8 skala Mohs
  • Warna biru tua adalah warna Aquamarine yang paling dicari dan sangat berharga
  • Rumus kimia batu Aquamarine adalah Be3Al2(SiO3)6
  • Warna Aquamarine umumnya berwarna biru muda, biru tua, biru-hijau, hijau-biru
  • Jenis batu Aquamarine yang cukup langka adalah yang mempunyai efek Cat Eye's dan Star
  • Batu permata lain yang menyerupai batu Aquamarine adalah Larimar, Amazonite, Tourmaline, Safir dan Spinel
  • Penghasil batu Aquamarine yang paling terkenal adalah Brazil. Sementara deposit lainnya juga ditemukan di Australia, Myanmar, China, India, Kenya, Madagaskar, Mozambique, Namibia, Nigeria, Pakistan, Zambia, Zimbabwe dan beberapa lokasi di Amerika Serikat. Penghasil batu Aquamarine terbesar sekarang ini adalah India (Karur)
  • Batu Aquamarine tidak tahan panas. Jika dipanaskan hingga 800 celcius sampai 900 celcius, warnanya akan memudar
  • Salah satu cara untuk mengetahui keaslian batu Aquamarine adalah dengan mencelupkannya ke dalam cairan bromoform. Batu Aquamarine yang asli akan akan mengambang

Cerita Tentang Batu Aquamarine
Aquamarine

Batu Ati Ayam:
  • Dinamakan batu Ati Ayam karena mempunyai warna yang menyerupai jeroan hati ayam, berwarna merah tua
  • Umumnya batu Ati Ayam tidak tembus cahaya jika disinarin. Sangat jarang ditemui batu Ati Ayam yang tembus cahaya
  • Batu Ati Ayam termasuk dalam golongan batu Jasper berwarna merah 
  • Termasuk dalam golongan mineral cadas yang sangat keras dan sangat sulit untuk digosok
  • Ada beberapa jenis batu Ati Ayam, antara lain batu Ati Ayam Kendit, batu Ati Ayam Garut, batu Ati Ayam Serat Emas, batu Ati Ayam Tapak Jalak dan batu Ati Ayam Panca Warna
  • Daerah penghasil batu Ati Ayam antara lain India, Rusia, Kazakhstan, Indonesia, Mesir, Madagaskar, Australia, Brazil, Venezuela, Uruguay dan Amerika Serikat (negara bagian Oregon, Idaho, Washington, California, Arizona, Arkansas dan Texas)

Cerita Tentang Batu Ati Ayam
Ati Ayam

Batu Bacan:
  • nama ilmiah: Chrysocolla Chalcedony
  • berasal dari bahasa Yunani: Chryso (emas) dan Colla (lem), karena dulunya digunakan oleh tukang emas sebagai bahan untuk solder / patri
  • Chrysocolla pertama digunakan oleh seorang filsuf sekaligus ahli botani Yunani yang bernama Theophratus pada tahun 315 sebelum masehi
  • biasa disebut Giok Indonesia / Giok biru  
  • warna bacan bervariasi, dari biru, hijau, hati hiu, kembang super, merah, dll
  • umumnya batu bacan Indonesia dibagi menjadi 2 jenis: bacan Doko (kehijauan) dan bacan Palamea (kebiruan)
  • batu bacan Indonesia umumnya ditambang di pulau Kasiruta (Maluku), di desa Doko, desa Palamea, desa Imbu-Imbu, desa Besori, dan beberapa tempat lainnya di Maluku
  • batu bacan King Obi merupakan jenis lain dari batu bacan yang mahal harganya. Terdiri dari beberapa warna dan bahan penyusun (Yellow King, Red King, Orange King dan White King)
  • batu bacan disebut Batu Hidup, karena kemampuannya dengan cepat berubah warna dan mengkristal secara alami

Cerita Tentang Batu Bacan
Bacan

Batu Badar Besi:
  • Batu Badar Besi termasuk dalam batu akik yang mengandung kandungan besi (Fe) sehingga dapat menempel di magnet
  • Di dunia internasional, batu Badar Besi disebut juga dengan batu Hematite. Sering juga disebut dengan Magnetsteen karena kemampuannya menempel di magnet
  • Formula kimia batu Badar Besi adalah Fe2O3, dengan struktur mineral trigonal
  • Kekerasan batu Badar Besi berkisar 5 - 6 skala Mohs
  • Batu Badar Besi memiliki variasi warna abu-abu kehitaman (warna yang paling sering dijumpai), coklat sampai kemerahan, merah, abu-abu silver dan warna lainnya (cenderung berwarna gelap karena kandungan oksigen yang tinggi)
  • Negara penghasil batu Badar Besi antara lain Brazil, Meksiko, Australia, Amerika Serikat, Indonesia, dan banyak negara lainnya
  • Daerah penghasil batu Badar Besi antara lain di Kebumen
  • Batuan Hematite (Badar Besi) banyak ditemukan di daerah pegunungan, dimana daerah tersebut pernah mengalami banjir lahar yang mengendap ratusan bahkan ribuan tahun

Cerita Tentang Batu Badar Besi
Badar Besi

Batu Badar Emas:
  • Dinamakan Badar Emas karena warnanya yang mirip dengan emas muda
  • Khasiat batu Badar Emas dipercaya dapat memberikan rezeki bagi pemakainya, baik pekerja ataupun pengusaha. Dipercaya juga dapat memberikan tameng gaib bagi para pemakainya. Tentunya ini sesuai dengan kepercayaan masing-masing
  • Badar Emas yang asli memiliki harga selangit. Hal ini karena adanya kandungan emas di dalam batuannya
  • Dalam istilah geologi, batuan Badar termasuk dalam jenis Hematite
  • Batu Badar Emas Papua yang berasal dari Raja Ampat provinsi Papua Barat merupakan batu badar emas yang paling dicari sekarang ini

Cerita Tentang Batu Badar Emas
Badar Emas

Batu Berlian (Diamond):
  • Batu berlian / intan, dalam mineralogi adalah alotrop karbon metastabil, dimana atom karbon disusun pada variasi dari struktur kristal kubik
  • Berlian terkenal sebagai bahan dengan kualitas fisik superlatif, yang sebagian besar berasal dari ikatan kovalen yang kuat antar atomnya
  • Batu berlian adalah batu mulia paling keras, dengan skala 10 dalam skala Mohs yang berskala 10 (nilai kekerasan sempurna), antara 167 dan 231 gigapaskal dalam berbagai ujian
  • Walau dikenal sebagai batu mulia terkeras, bukan berarti batu berlian tidak bisa pecah. Kekerasan disini hanya bermaksud bahwa batu berlian bisa menggores batu permata lainnya, sementara batu permata lain tidak bisa menggores batu berlian (kecuali batu berlian itu sendiri)
  • Batu berlian merupakan salah satu batu mulia yang bernilai paling tinggi, disebabkan kelangkaan batunya dan kilau sempurnanya dalam merefleksikan cahaya
  • Tambang batu intan / berlian utama dapat ditemukan di Afrika tengah dan selatan. Juga ditemukan di Kanada, Rusia, Brazil dan Australia. Sementara di Indonesia sering ditemukan di Martapura (Kalimantan)
  • Sekitar 130 juta carat (26.000 kg) berlian ditambang setiap tahun, yang bernilai kira-kira 9 miliar dolar Amerika Serikat
  • Di dalam bumi, pembentukan berlian terjadi dalam mantel litosfer pada kedalaman yang cukup, sesuai dengan persyaratan suhu dan tekanan. Kedalaman ini diperkirakan antara 140 sampai 190 km, meskipun kadang-kadang berlian telah mengkristal pada kedalaman sekitar 300 km
  • Struktur kristal berlian umumnya terdiri daripada atom karbon ikatan tetrahedron
  • Warna berlian / intan bervariasi, antara kilauan warna jernih, putih, biru, kuning, merah, hijau, merah muda dan hitam
  • Selain kilauannya yang istimewa, batu berlian juga memiliki dispersi (kilau pelangi). Jika batu berlian kita sinarin, dan batunya diputar, akan terlihat sekilas kilauan / kilatan cahaya berwarna
  • Karena unsur penyusunnya adalah karbon, maka jika dipanaskan dengan panas tertentu, batu berlian bisa terbakar habis, hanya menyisakan debu bakaran

Cerita Tentang Batu Berlian
Berlian

Batu Biduri Bulan:
  • Sering disebut juga Batu Moonstone (berasal dari nama dewi bulan pada zaman Yunani kuno)
  • Termasuk ke dalam batu mulia tanggung (half edelsteen), dengan kekerasan 6 - 6,5 skala Mohs
  • Batu Biduri Bulan berkualitas baik adalah yang bening seperti air, dengan warna kebiru-biruan
  • Disebut Biduri Bulan karena sinarnya yang menyerupai cahaya bulan purnama
  • Kandungan mineral batu Biduri Bulan adalah sodium potassium aluminium silicate, dengan rumus kimia (Na,K)AlSi3O8
  • Di India, batu Biduri Bulan termasuk batu yang disakralkan, batu suci, lambang kebijaksanaan dan kasih sayang
  • Warna batu Biduri Bulan bervariasi, dari kebiru-biruan, kekuning-kuningan, putih, abu-abu, coklat, orange, hijau, hingga merah muda
  • Ada jenis batu Biduri Bulan yang sangat langka, yaitu yang memiliki efek mata kucing (cat's eye)
  • Beberapa jenis batu Biduri Bulan antara lain: Biduri Bulan Biru, Biduri Bulan Abu-Abu, Biduri Bulan Putih, Biduri Bulan Kuning, Biduri Bulan Pelangi
  • Batu Biduri Bulan dianggap melambangkan feminisme, kecantikan
  • Daerah penghasil batu Biduri Bulan di dunia antara lain Armenia (danau Sevan), Australia, Austria, Mexico, Madagaskar, Myanmar, Norwegia, Polandia, India, Sri Lanka dan Amerika Serikat

Cerita Tentang Batu Biduri Bulan
Biduri Bulan

Batu Bio Solar:
  • Bio Solar ini memiliki ciri khas warna mirip dengan warna BBM Solar dan memiliki efek/jiwang yang kuat, efek itu membentuk alami didalam struktur batu tersebut.Untuk itulah batu ini diberi nama Bio Solar
  • Bio Solar di Indonesia biasanya terbagi 2 jenis, Bio Solar Aceh dan Bio Solar Baturaja
  • Bio Solar Aceh merupakan salah satu batu mulia yang masuk dalam golongan batu Idocrase. Bio Solar Aceh selain harganya tergolong mahal untuk mendapatkannya juga tidak mudah. Karena itu batu jenis Idocrase Solar Aceh sangat diminati dan paling dicari-cari oleh para gamestoners
  • Solar aceh termasuk jenis Giok dengan beragam kualitas dan warna, jenis super solar Aceh tidak kalah dengan batu kristal yang sudah populer terdahulu. Giok sendiri adalah sejenis batu permata, salah satu dari jenis batu permata yang di dalamnya terdiri dari banyak unsur mineral yang telah ditemukan dan digunakan oleh bangsa timur selama beribu-ribu tahun lalu.
  • Batu Giok Gayo/Aceh yang sudah diuji kekerasan di laboratorium di Jakarta memiliki kadar kekerasan mencapai 7, 3 Skala Moh’ s. Batu kelas ini tergolong jenis batu mulia dan batu mulia tanggung, nilai kerasnya kira-kira 7, sebagian besar terdiri dari asam kersik ( kiezelzuur)

Cerita Tentang Batu Bio Solar
Bio Solar

Batu Biru Langit:
  • Termasuk dalam kelas batuan Chalcedony
  • Bersama dengan batu Lavender dan batu Spritus, batu Biru Langit termasuk dalam jenis yang sama. Yang membedakan hanya warna batunya. Jika batu Lavender berwarna keunguan, batu Spritus berwarna seperti cairan spritus, sementara batu Biru Langit berwarna biru adem seperti warna langit
  • Daerah penghasil batu Biru Langit berkualitas di Indonesia adalah dari daerah kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Tepatnya di Desa Simpang Empat, kecamatan Lengkiti, berjarak sekitar 80 km dari kota Baturaja
  • Ciri khas dari batu Biru Langit baturaja adalah memiliki serat kura (menyerupai cangkang kura-kura)
  • Kekerasan batu Biru Langit berkisar 7 skala Mohs (kualitas yang baik untuk batuan chalcedony)

Cerita Tentang Batu Biru Langit
Biru Langit

Batu Black Jade: 
  • Batu Black Jade sering disebut sebagai Black Nephrite Jade atau batu Giok Hitam, serta batu Giok Aswad di Aceh
  • Di Indonesia, daerah penghasil batu Black Jade adalah Desa Gayo, provinsi Aceh
  • Batu Black Jade lebih terkenal sebagai batu kesehatan, karena dipercaya memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Karena batu ini dipercaya dapat memancarkan energi positif yang memiliki efek yang sangat bagus bagi kesehatan jantung, kelancaran darah dan memperbaiki metabolisme tubuh
  • Fungsi lain dari batu Black Jade dipercaya dapat menyerap racun dari tubuh (detoksifikasi)
  • Batu Black Jade Aceh memiliki formula mineral yang terdapat pada grup piroksen sebagaimana yang ditemukan juga pada batuan giok dan black opal dari banten, yaitu mineral silika dengan rumus formula (Ca, Na)(Mg, Fe2+, Al)Si2O6
  • Batu Black Jade memiliki kekerasan 6 skala Mohs, dengan struktur batu yang rapat dan padat
  • Batu Black Jade memiliki ketahanan yang bagus jika dibentuk
  • Ciri khas batu Black Jade adalah berwarna hijau tua jika disinari dengan lampu
  • Cara membedakan batu Black Jade asli dengan palsu adalah dengan memasukkan beberapa tetes antiseptik (misalnya betadine) ke dalam gelas lalu ditambahkan air hingga larutan berwarna seperti teh. Lalu masukkan batu Black Jade yang akan diuji ke dalam gelas tersebut, lalu diaduk. Tunggu beberapa saat, jika batu Black Jade yang diuji itu asli, cairan akan kembali bening seperti semua. Demikian juga sebaliknya

Cerita Tentang Batu Black Jade
Black Jade

Batu Bulu Macan:
  • Batu Bulu Macan berasal dari daerah Jawa Timur, di sekitaran Lumajang, Jember dan Bondowoso
  • Disebut Bulu Macan karena dapat mengeluarkan warna seperti bulu macan warna loreng, walau dasarnya berwarna hitam
  • Batu Bulu Macan yang diburu kolektor adalah yang memiliki kontur bulu gondrong
  • Keunikan batu Bulu Macan adalah kemampuan batu akik ini untuk mengeluarkan bias warna tiga dimensi, sehingga corak bulu macan terasa hidup ketika kita gerakkan batunya
  • Batu Bulu Macan berbeda dengan Bulu Monyet. Jika batu Bulu Macan berdasar warna hitam, sementara batu Bulu Monyet berdasar warna hijau
  • Batu Bulu Macan sebelumnya disangka termasuk dalam jenis batu Pietersite Quartz. Namun dengan adanya kandungan natural glass (Basaltic Glass), dengan kandungan silica hingga 50%, akhirnya batu jenis ini dinamain Basaltic Glass atau yang sering disebut sebagai Natural Tiger's Glass

Cerita Tentang Batu Bulu Macan
Bulu Macan

Batu Bulu Monyet:
  • Sering juga disingkat dengan nama batu Bulmon
  • Nama lain dari batu Bulu Monyet adalah permata Seraphinite
  • Daerah penghasil batu Bulu Monyet (Seraphinite) antara lain daerah Siberia - Rusia, Italy, Turki dan Indonesia
  • Di Indonesia, batu Bulu Monyet banyak ditemukan di Kebumen dan Pacitan serta beberapa wilayah di NTT
  • Ciri khas batu Bulu Monyet (Seraphinite) Indonesia adalah karakter bulu-bulunya yang lebih halus
  • Batu Bulu Monyet (Seraphinite) memiliki variasi warna green, greyish, black, brown dan silveric / golden black
  • Walau memiliki banyak variasi warna, utamanya ciri khas warnanya adalah warna hijau dengan kilatan warna putih
  • Kekerasan batu Bulu Monyet berkisar 6 skala Mohs

Cerita Tentang Batu Bulu Monyet
Bulu Monyet

Batu Chrysoberyl:
  • Pertama sekali ditemukan pada tahun 1789 oleh seorang gemologis bernama Abraham Gottlob Werner
  • Sering terjadi salah kaplah penyebutan batu Chrysoberyl dengan batu Beryl. Padahal kedua jenis batu tersebut adalah berbeda. Senyawa batu Chrysoberyl adalah beryllium aluminium oxide (BeAl2O4), sementara beryl adalah aluminium beryllium silicate
  • Struktur kristal Chrysoberyl: Orthorhombic; thick-tablet; intergrown triplets
  • Indeks bias: 1.746 - 1.763
  • Berat jenis: 3.70 - 7.78
  • Chrysoberyl berasal dari bahasa Yunani yang berarti keemasan
  • Kekerasan batu permata Chrysoberyl berkisar 8,5 skala Mohs, tertinggi setelah diamond dan jenis corondum
  • Warna batu Chrysoberyl terdiri dari hijau ke kuning, kuning keemasan, hijau kekuningan, coklat dan merah. Warna pada batu Chrysoberyl dipengaruhi mineral besi dan chromium (untuk batu Alexandrite), sementara warna hijau kebiruan yang sangat langka dipengaruhi mineral vanadium
  • Batu permata Chrysoberyl sendiri ada beberapa jenis, diantaranya: batu Chrysoberyl kristal biasa, batu Alexandrite dan batu Chrysoberyl Cat's Eye
  • Batu Chrysoberyl adalah batu yang sangat langka, apalagi yang berkualitas tinggi sangat sulit untuk ditemukan. Itu sebabnya batu Chrysoberyl ini termasuk incaran para kolektor dan berharga tinggi
  • Daerah penghasil batu Chrysoberyl antara lain: Brazil (Minas Gerais, Esperito Santo, Bahia), Burma (Mogok, Pegu), Sri Lanka (Ratnapura), India, China, Tanzania, Madagaskar, Pakistan, Rusia, Zimbabwe dan Amerika Serikat
  • Batu Chrysoberyl Alexandrite kebanyakan ditemukan di Rusia (pegunungan Ural dekat Sverdlovsk). Chrysoberyl Cat's Eye kebanyakan ditemukan di Brazil, China, India, Sri Lanka dan Zimbabwe. Dan jenis Chrysoberyl berwarna lainnya ditemukan di Burma. Sementara yang paling langka yang berwarna biru kehijauan ditemukan di Tanzania, merupakan jenis Chrysoberyl yang paling langka dan yang paling mahal harganya

Cerita Tentang Batu Chrysoberyl
Chrysoberyl

Batu Chrysoprase:
  • termasuk dalam varietas chalcedony (kalsedon)
  • warna bervariasi, dari kuning, kuning kehijauan, hijau muda, hijau segar sampai hijau tua
  • kwalitas terbaik berasal dari Australia, berwarna hijau segar dengan kadar translusan tinggi
  • di Indonesia batu chrysoprase banyak ditemui di Jawa Barat dan Sulawesi Tenggara. Sering ditemukan bercak berwarna-warni dan kadang menghasilkan gambar. Jika gambarnya istimewa, sering dihargain mahal batunya
  • indeks bias batu: 1,530 – 1,539
  • kilap polis: kilap kaca
  • kadar keras:  6.5-7
  • berat jenis:  2,58 – 2,64
  • formula kimia:  (SiO2)
  • sistem kristal: heksagonal
  • wilayah penghasil:  Australia, Kanada, USA, Brazil, Indonesia, dll

Cerita Tentang Batu Chrysoprase
Chrysoprase

Batu Fire Opal:
  • Sering disebut juga dengan Batu Barjad Api
  • Di Indonesia, daerah penghasil batu Fire Opal (Barjad Api) berkualitas terbaik adalah dari daerah Wonogiri, Jawa Tengah, di wilayah kecamatan Tirtomoyo, tepatnya wilayah atau bukit Manggal dan di wilayah kecamatan Kismantoro
  • Biasanya batu Fire Opal di Wonogiri ditemukan di wilayah pegunungan, terutama wilayah pegunungan yang masih alami dengan struktur tanah yang masih dalam kondisi bagus, tidak mengalami kerusakan (erosi) dan masih dalam formasi utuh
  • Batu Fire Opal sering kali disalah sebutkan sebagai batu Fire Opal Pacitan. Sebenarnya wilayah Pacitan tidak menghasilkan batu Fire Opal, tapi aslinya adalah batu Fire Opal Wonogiri yang diolah di Pacitan
  • Negara penghasil batu Fire Opal lainnya antara lain Meksiko, Honduras, Guatemala, Amerika Serikat, Australia, Ethiopia, Turki dan Tanzania
  • Material penyusun batu Fire Opal (Barjad Api) adalah silika dan H2O
  • Tingkat kekerasan batu Fire Opal (Barjad Api) berkisar 5.2 - 5.7 skala Mohs
  • Keunikan dari batu Fire Opal (Barjad Api) adalah kemampuannya memantulkan cahaya atau bias sinar dari dalam batu yang menyerupai nyala api, sehingga batu ini disebut Fire (Api). Efek api ini dihasilkan oleh sejumlah kandungan besi unsur penyusunnya
  • Ciri khas batu Fire Opal berkualitas adalah yang tidak berkapur dan tidak berasap, tembus cahaya dan berkilau nyala api jika disenter
  • Batu Fire Opal terdiri dari beberapa variasi warna, antara lain: kuning teh, putih, biru, hijau cincau, orange atau warna merah cerah (yang merupakan kwalitas terbaik dan paling mahal)
  • Pada zaman Majapahit, batu Fire Opal adalah simbol kebangsawanan

Cerita Tentang Batu Fire Opal
Fire Opal

Batu Garut (Bungbulang):
  • nama ilmiah: Chrysoprase Chalcedony (anggota utama dari quartz family minerals yang mengandung unsur nikel)
  • daerah asal bungbulang garut dari kecamatan Bungbulang kabupaten Garut
  • batu garut yang terkenal berwarna hijau (hijau garut / batu ohen hijau kristal)
  • disebut batu ohen hijau karena ditemukan di lahan milik abah Ohen

Cerita Tentang Batu Bungbulang Garut
Garut Bungbulang

Batu Idocrase:
  • di aceh telah dibangun museum khusus batu Idocrase, yang diberi nama Museum Abu Usman Top Idocrase. Museum ini dibangun oleh kolektor batu Idocrase aceh, Muhammad Usman
  • penghasil Idocare kwaitas bagus ada di kampung Lumut di kecamatan Linge, kabupaten Aceh Tengah
  • kekerasan batu Idocrase berkisar 7,3 skala Moh's
  • untuk Idocrase warna hijau, biasa disebut Batu Giok Aceh
  • Idocrase termahal biasanya berwarna hijau (Batu Giok Aceh)
  • termasuk dalam kelas Batu Idocrase adalah Idocrase solar (Bio Solar), Idocrase belimbing dan Idocrase lumut
  • ciri khas batu Idocrase super adalah pantulan cahayanya yang bisa menyilaukan mata, jika terkena cahaya lampu atau matahari

Cerita Tentang Batu Idocrase
Idocrase

Batu Jadeite Jade:
  • Di antara beberapa jenis batu Jade (Giok), jenis Jadeite Jade adalah yang termahal dan paling sering dicari
  • Di China, batu Jadeite Jade sering disebut dengan "Fei Cui". Dimana nama itu berasal dari nama burung berwarna-warni yang indah. "Fei" berasal dari burung jantan yang memiliki warna merah, sedangkan "Cui" berasal dari burung betina yang berwarna hijau
  • Ada beberapa variasi warna Jadeite, antara lain: putih, hijau, merah, ungu, biru, kuning, hitam dan pink
  • Warna Jadeite umumnya sebagian besar dipengaruhi oleh adanya mineral chrome
  • Kilau batu Jadeite Jade adalah seperti kaca, ketika dipoles akan kelihatan berminyak
  • Batu Jadeite Jade yang paling berharga adalah yang berwarna hijau seperti batu Zamrud, biasa disebut sebagai "Imperial Jadeite"
  • Jadeite adalah komposisi piroksen mineral (mineral harus memiliki lebih dari 50% natrium dan aluminium untuk bisa memenuhi syarat sebagai Jadeite) dan monoklinik, serta sering mengandung mineral lain seperti: kalium, kalsium, krom, mangan, titanium, magnesium dan air
  • Jadeite dibentuk dalam batuan metamorf dibawah tekanan tinggi dan suhu yang relatif rendah
  • Batu Jadeite Jade memiliki kekerasan 6.5 - 7.0 skala Mohs, dengan kepadatan di antara 3.25 - 3.35 tergantung pada komposisinya
  • Negara penghasil batu Jadeite yang utama adalah Myanmar (pengekspor terbesar dan paling berkualitas), Jepang, Canada, Guatemala, Kazakhstan, Turki, Cuba, Amerika Serikat dan Rusia
  • Batu Jadeite Jade dapat dikategorikan menurut perlakuan atau treatment yang dilakukan padanya. Type A adalah Jadeite Jade yang tidak mengalami perlakuan kimia (no treatment), kecuali polishing. Type B adalah Jadeite Jade yang telah diolah secara kimia dengan resin untuk meningkatkan kekristalan batu (type ini tidak tahan panas dan tekanan. Type C adalah Jadeite Jade yang diwarnai, sehingga warnanya tidak alami alias bikinan (warnanya tidak permanen, akan berubah dan memudar). Ada juga kombinasi dari Type B dan Type C (Jadeite yang diproses resin dan pewarnaan)
  • Pada zaman dahulu, batu Jadeite Jade sering digunakan untuk membuat senjata dan perkakas karena kekuatannya

Cerita Tentang Batu Jadeite Jade
Jadeite Jade

Batu Jasper:
  • Batu Jasper merupakan batuan sedimen lava vulkanik yang proses pembentukannya secara kimiawi, yang erat kaitannya dengan proses pemanasan yang berasal dari proses magmatik dan intrusi
  • Batu Jasper merupakan salah satu varietas dari batu permata Quartz (kuarsa), dengan komposisi kimia utamanya terdiri dari silikon dioksida
  • Nama Jasper berasal dari bahasa Yunani, yang berarti "batu berbintik", yang mengacu pada warna-warninya, bergaris, berbintik, atau tampilan yang terlihat seperti nyala api
  • Batu Jasper sendiri terdiri dari mineral padat dimana hampir sekitar 20% dari bahannya terbentuk dari material asing seperti Hematite, Pyrolusite, Clay atau Calcite. Karena itulah batuan Jasper jarang terlihat sama. Dalam beberapa kasus, batu Jasper bisa terbentuk bersama dengan batu Agate atau Opal
  • Batu Jasper sering disamakan dengan batuan Chalcedony. Padahal Jasper mempunyai struktur kasar yang lebih jelas dibandingkan dengan batuan Chalcedony. Oleh sebab itu ahli gemologis mengelompokkan Jasper ke dalam batuan Quartz
  • Batu Jasper memiliki struktur mikrokristalin, yang berarti kristal trigonalnya hanya bisa dilihat dengan pembesaran tinggi
  • Kekerasan batu Jasper berkisar 6,5 sampai 7 skala Mohs
  • Clarity batu Jasper selalu opaque (tidak tembus cahaya), bahkan ketika diiris sampai tipis
  • Pola batu Jasper yang paling umum ditemukan adalah seperti marmer dan berurat, cincin orbital, garis-garis, bintik-bintik, seperti pita dan api
  • Beberapa jenis batu Jasper antara lain: Agate Jasper (campuran kuning, coklat dan hijau, yang tumbuh bersama dengan batu Agate), Brecciated Jasper (Jasper dalam fragmen, secara alami menyatu dengan material berwarna abu-abu), Egyptian Jasper (Jasper dengan warna merah dan kuning yang kuat), Banded Jasper (Jasper dengan struktur berlapis dengan pita-pita lebar), Basanite (Jasper hitam dengan tekstur halus), Blood Jasper (nama dagang yang digunakan untuk batu Bloodstone), Hornstone (Jasper dengan warna abu-abu sampai merah - coklat dengan tekstur halus), Scenic Jasper (Jasper dengan pola yang menyerupai gambar atau pemandangan), Biggs Jasper (Jasper yang berasal dari Oregon, salah satu sumber penambangan Jasper), Bruneau Jasper (Jasper yang berasal dari Bruneau Canyon, Idaho), Moukaite (Jasper dengan warna merah muda), Plasma (Jasper dengan warna hijau tua seperti Bloodstone, dengan bintik-bintik putih atau kuning), Silex (Jasper dengan bintik-bintik atau garis-garis kuning dan merah - coklat), Orbicular Jasper (Jasper dengan cincin konsentris orbital), Bumblebee Jasper (Jasper berwarna kuning dari Indonesia), Zebra Jasper (Jasper dengan warna coklat tua dengan pola pita seperti Zebra), Moss Jasper (Jasper dengan inklusi padat yang menyerupai lumut)
  • Batu Jasper bisa ditemukan di banyak lokasi di seluruh dunia. Beberapa deposit paling terkenal antara lain Australia, Brazil, Canada, Egypt, India, Indonesia, Kazakhstan, Madagaskar, Mexico, Rusia, Uruguay, Venezuela, dan United States (Arizona, Arkansas, California, Idaho, Oregon, Texas dan Washington)
  • Jasper yang terkenal di Indonesia antara lain Bloodstone, Jasper Karangnunggal, Brown Jasper ( Brown Jasper ditemukan di daerah Wajo, Sulawesi Selatan. Oleh masyarakat setempat disebut sebagai batu Peroso Ogi atau Pyrus Bugis, karena tekstur dan warnanya yang mirip dengan batu Pyrus Turqoise), Jasper hijau (Green Jasper) masif dan motif Banten, Pancawarna Edong, Pancawarna Bungbulang Garut, Pancawarna Purbalingga (Klawing), Jasper Fosil, dan masih banyak jenis Jasper lainnya

Cerita Tentang Batu Jasper
Jasper

Batu Junjung Drajat:
  • Makna Junjung Drajat adalah menaikkan atau menjunjung derajat. Karena itu batu ini dimaknai dapat menaikan atau menjunjung derajat pemakainya sehingga lebih disegani
  • Batu Junjung Drajat memiliki corak berupa garis yang membentuk sudut siku-siku berlapis di dalamnya. Lebih berwarna dan bervariasi garis-garis yang membentuk corak Junjung Drajat, lebih istimewa batu Junjung Drajat tersebut. Terlebih ada kepercayaan Junjung Drajat yang memiliki 7 lapis garis adalah yang paling istimewa dan paling diburu para kolektor
  • Karena keunikan coraknya, Junjung Drajat sering juga disebut sebagai batu Pangkat Tentara atau batu Akik Berlapis
  • Batu Junjung Drajat termasuk dalam kelas batuan Chalcedony (Agate), dan bagian dari keluarga batu Sulaiman
  • Warna yang paling sering dijumpai pada batu Junjung Drajat adalah warna madu. Walaupun kadang-kadang sering juga ditemukan warna lainnya seperti hitam, merah dan putih. Dan biasanya batu Junjung Drajat tembus cahaya jika disenter / disinari
  • Batu Junjung Drajat memiliki kekerasan 7 skala Mohs

Cerita Tentang Batu Junjung Drajat
Junjung Drajat

Batu Kalimaya: 
  • nama ilmiah: Opal
  • biasa disebut orang Indonesia Biduri Kluwung
  • berwarna putih, abu-abu, ungu-putih, hijau, biru, hitam seperti awan yang di selimuti mega dan terlihat bintang-bintang warna emas
  • Kalimaya yang memiliki perpaduan warna merah dan hitam merupakan jenis yang langka. Sedangkan Kalimaya yang memiliki perpaduan warna putih dan hijau merupakan jenis yang umum dan sering ditemukan.
  • kekerasan 5,5 sampai 6 skala Mohr
  • susunan kimia:  kiezelzuur dan air dengan bercampur bermacam-macam logam yang menyebabkan terjadinya warna-warna yang seakan hidup dan berganti-ganti
  • batu opal dapat ditemukan di:  India, Tiongkok, Mesir, Sri Lanka, Mexico, Australia, Philipina, Vietnam, Birma, Amerika, Eropa, Machuria, dan Indonesia (opal putih ditemukan dibilangan Garut dan Pelabuhan Ratu (Sukabumi)
  • satu-satunya tempat di dunia dari kalimaya hitam adalah parit atau tambang batu jenis itu di Lighting Ridge, dekat Darling, wilayah New South Wales (autralia)
  • Hingga kini Australia masih menjadi pemasok terbesar batu Kalimaya. Negeri Kanguru itu memproduksi 97 persen dari pasokan Kalimaya dunia. 
  • Ada perbedaan pendapat terkait asal usul nama Opal. Sebagian kalangan meyakini nama Opal diambil dari istilah Romawi, Opalus. Mengacu kepada istri Saturnus dan dewi kesuburan yang bernama Opalia. Pendapat lain mengatakan penggunaan nama Opal berasal dari bahasa Yunani, opillos yang memiliki dua makna. Makna pertama berarti melihat. Dan makna kedua adalah ‘sesuatu yang lain’ atau ‘perubahan’
  • Namun, ada juga pendapat yang mengatakan nama Opal berasal dari bahasa sansekerta, Upala.
  • Kepercayaan asal nama Opal dari bahasa Sanskerta mengacu kepada catatan Romawi sekitar tahun 250 SM. Awalnya batu ini diketahui memiliki nama yang bermacam-macam dan baru dibakukan penggunaan nama Opal setelah 250 SM. Dalam catatan tersebut diketahui Opal didatangkan oleh pedagang Bosporus yang mengaku memasok Opal dari India.

Cerita Tentang Batu Kalimaya
Kalimaya

Batu Kecubung:
  • Nama ilmiah: Amethyst
  • Warna umum kecubung adalah ungu berkilau, merah muda dan kebiruan
  • Di Indonesia biasa disebut batu kecubung ungu (karena ada jenis batu lainnya yang dinamakan kecubung)
  • Batu Amethyst (kecubung) merupakan batuan mineral kuarsa atau jenis mineral berstruktur kristal heksagonal, terbuat dari silika (silikon dioksida)
  • Batu amethyst memiliki kekerasan hingga 7 skala mohs
  • Istilah "amethyst" berasal dari kata Yunani "amethystos", yang berarti obat untuk mencegah mabuk
  • Batu kecubung amethyst dianggap sebagai batu kelahiran bulan februari dalam zodiak
  • Batu kecubung amethyst banyak ditemukan di berbagai negara seperti: India, Amerika, Srilangka, Namibia, Rusia, Madagaskar dan Brazil
  • Di Indonesia, batu kecubung banyak ditemukan di wilayah Kalimatan dan Lampung
  • Mitos pemakai batu kecubung antara lain: mencari pekerjaan, penghasilan, jodoh, dan banyak mitos lainnya

Cerita Tentang Batu Kecubung
Kecubung

Batu Kinyang:
  • Ciri khas batu Kinyang adalah berwarna putih dan jernih, transparan dan kilap seperti kaca
  • Formula kimia dari batu Kinyang Air adalah Silikon Dioksida (SiO2) dengan sistem kristal heksagonal
  • Kekerasan batu Kinyang berkisar 5-6 skala Mohs, jadi harus ekstra hati-hati dalam memakainya (rawan pecah jika terkena benturan)
  • Salah satu jenis batu Kinyang yang diburu kolektor adalah batu Kinyang Air, karena indah dan menarik, dan memancarkan aura ketenangan, ketentraman dan kesejukan bagi yang memakainya
  • Batu jenis ini memiliki 3 jenis pamor, yaitu pamor sulaiman, air widuri dan pamor collono (pamor halus)
  • Batu kinyang dengan pamor sulaiman umumnya memiliki warna atau motif seperti batu akik gambar dan batu angka, combong, dan lain-lain, namun tetap materialnya sama
  • Di pasaran, batu Kinyang memiliki beragam bentuk, corak dan warna, antara lain: kinyang air pelangi, air laut, kinyang es, emas, asap, badur dan kinyang embun
  • Batu Kinyang Rambut Emas memiliki harga yang lebih mahal dari Kinyang jenis lainnya
  • Batu Kinyang Air termasuk dalam batuan chalcedony
  • Daerah penghasil batu Kinyang Air di Indonesia adalah Bangka Belitung
  • Batu Kinyang Air sering juga disebut sebagai Batu Kenanga
  • Batu Kinyang termasuk batu cadas yang memiliki kandungan air yang cukup tinggi
  • Jika Batu Kinyang Air dimasukkan dalam wadah berisi air, yang terjadi adalah batu jadi nampak samar dengan tingkat kebeningan yang merata dan sama pada seluruh bagian / permukaan batu
  • Cara perawatan yang paling mudah untuk jenis batu Kinyang ini adalah dengan mengolesi permukaannya dengan baby oil atau minyak zaitun

Cerita Tentang Batu Kinyang
Kinyang

Batu Klawing:
  • Ada beberapa jenis batu Klawing, diantaranya Klawing Jasper, Klawing Batu Kulit, Klawing Pancawarna dan Klawing Telur Kodok (Ocean Jasper)
  • Salah satu jenis batu Klawing yang diburu kolektor adalah jenis batu Klawing Pancawarna. Tentunya dengan warna yang tegas atau membentuk corak tertentu
  • Daerah penghasil batu Klawing di Indonesia adalah sungai Klawing di Purbalingga, Jawa Tengah
  • Ciri khas batu akik Klawing adalah warnanya yang bisa sampai 6 warna, antara lain: putih, biru, hijau, coklat, kuning dan merah

Cerita Tentang Batu Klawing
Klawing

Batu Labrador:
  • Batu alam yang menyimpan zat feldspa ini juga dikenal dengan sebutan batu Spectrolite yang mempunyai warna beraneka ragam. Atau juga sering disebut sebagai Labradorite
  • Dinamakan Labrador, karena batu ini ditemukan di Labrador, Canada, pada sekitar tahun 1770-an
  • Daerah penghasil utama batu Labrador antara lain Canada, Finlandia, Australia, Madagaskar, Newfoundland, Mexico, Norwegia, India, Rusia serta Amerika Serikat
  • Di Indonesia sendiri batu Labrador dapat ditemukan di Papua, Irian
  • Kekhasan batu Labrador terletak pada fenomena warna yang unik (optical phenomenon) dan dampak kilau serta warna-warni (labradorescence) yang keluar dari batu ini (seperti pelangi atau hologram)
  • Warna batu Labrador sendiri memiliki ciri khas warna kebiruan namum mengkilap seperti karakteristik warna cat mutiara. Warna biru tersebut kadang juga bercampur hingga menjadi kehijauan atau keunguan.
  • Ciri khas lainnya dari batu Labrador adalah adanya motif seperti retakan namun sebenarnya bukanlah crack atau retakan asli pada permukaan batu
  • Kekerasan batu Labrador berkisar 6 - 6,5 skala Mohs
  • Batu Labrador adalah Plagioclase Feldspar (plagioclase: bentuk feldspar yang terdiri dari aluminosilikat sodium dan atau calcium, biasanya pada batuan beku dan berwarna putih), yang menunjukkan fenomena optik Adularescence (kemilau putih susu atau kebiruan yang berasal dari bawah permukaan batu)
  • Batu Labrador ada tiga jenis, yaitu: Spectrolite, Andesine Labradorite dan Rainbow Moonstone (atau biasa disebut Madagaskar Moonstone). Rainbow Moonstone berasal dari Madagaskar dan memiliki efek Adularescence berwarna biru yang sangat intens. Spectrolite adalah batu Labrador yang berasal dari Finlandia, yang terkenal mempunyai permainan warna yang sangat cantik. Andesine Labradorite adalah sebutan untuk batu Labrador yang telah menerima proses treatment untuk meningkatkan keindahan batunya
  • Rumus kimia batu Labradorite adalah (Ca,Na)(Al,Si)4O8

Cerita Tentang Batu Labrador
Labrador

Batu Lapis Lazuli: 
  • Batu Lapis Lazuli memiliki variasi warna: biru, biru keunguan, biru kehijauan
  • Kadar Transparansi batu Lapis Lazuli adalah translusan, opak
  • Luster: Vitreous - Dull
  • Indeks bias: 1,5 - 1,522
  • Kekerasan batu Lapis Lazuli berkisar 5 - 5,5 skala Mohs
  • Berat jenis: 2,38 - 2,42 gr/cm3
  • Formula kimia Lapis Lazuli:  Na6Ca2Al6Si6O24  [(SO4),S,Cl,(OH)]2
  • Sistem kristal  Isometric , Hextetrahedral
  • Batu Lapis Lazuli adalah batu mikro kristal yang terdiri dari Lazurite (25% - 40%), aluminium, sodium dan pyrite (warna emas), serta sering mengandung calcite (warna putih) dan soladite (warna biru)
  • Ciri batu Lapis Lazuli berkualitas tinggi adalah yang memiliki warna biru cemerlang serta hanya sangat sedikit terkontaminasi dengan titik-titik pirit (pyrite) atau yang bersih sama sekali. Sedangkan yang berkualitas sedang memiliki sedikit kontaminasi titik-titik emas, dan yang berkualitas paling rendah memiliki sebaran titik-titik putih yang berasal dari kalsit / kapur (calcyte)
  • Lapis Lazuli berasal dari bahasa Latin, Lapis yang berarti batu dan Lazuli adalah bentuk genitive dari Lazulum (bahasa Latin abad pertengahan) yang diambil dari Persia Zaward, yang berarti "Surga" atau "Langit". Maka secara harfiah batu Lapis Lazuli berarti batu surga (stone of heaven) atau langit batu pada zaman Mesir kuno
  • Batu Lapis Lazuli sering digunakan sebagai jimat, segel dan perhiasan di Mesopotamia kuno oleh Sumeria, Akkadians, dan Babel
  • Daerah penghasil Lapis Lazuli yang paling terkenal adalah di Afghanistan (lembah sungai Kokcha, provinsi Badakhshan, di timur laut Afghanistan), dimana tambang batu Lapis Lazuli ini telah berlangsung lebih dari 6000 tahun
  • Sementara daerah pengekstrak batu Lapis Lazuli lainnya adalah di Andes (dekat Ovalle, Chili), wilayah danau Baikal di Rusia, Siberia, Angola, Argentina, Burma, Pakistan, Canada, India dan di Amerika Serikat (California dan Colorado)
  • Di Indonesia, batu Lapis Lazuli sering dinamakan batu Nila, batu Lazuardi atau batu Akik Lapis

Cerita Tentang Batu Lapis Lazuli
Lapis Lazuli

Batu Lavender:
  • Termasuk ke dalam jenis Chalcedony, dengan ciri khas berwarna ungu, layaknya bunga Lavender
  • Batu Lavender dipercaya bermanfaat untuk: membangkitkan aura positif dalam tubuh, memperlancar peredaran darah, keharmonisan dan ketenangan, menjernihkan pikiran, meredam amarah, kesabaran dan ketentraman
  • Batu Lavender kwalitas terbaik, dihasilkan di daerah Baturaja (Sumatera Selatan), tepatnya di Ogan Komering Ulu, dengan ciri khas berserat kura
  • Batu Lavender juga ditemukan di daerah lainnya di Indonesia, antara lain di Garut dan Pacitan
  • Batu Lavender dengan Batu Spirtus memiliki bahan dan ditambang dalam tambang yang sama. Yang membedakan cuma warnanya

Cerita Tentang Batu Lavender
Lavender

Batu Lumut Suliki:
  • Sering disebut juga sebagai Moss Agate / batu Mocha
  • Batu Lumut Suliki terutama ditemukan di kawasan desa Kenagarian Suliki, kecamatan Suliki, yang termasuk kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat
  • Batu Lumut Suliki termasuk batuan Chrysoprase, sama dengan batu Bungbulang dari Garut
  • Batu Lumut Suliki ada beberapa jenis, di antaranya: Giok Suliki Putih, Giok Suliki Kuning, Giok Suliki Hijau, Giok Suliki Merah, Giok Suliki Hitam, Giok Suliki Ungu, Giok Suliki Anggur, Giok Suliki Logam, Giok Suliki Suto, Pancar Lumuik, Cimpago Lumuik, Lumut Teratai, Lumut Terawang, Lumuik Abuak, Lumuik Kumbang Jonti, Lumuik Pandan
  • Ciri utama batu Lumut Suliki adalah jernih, mengkilat dan tembus cahaya (full kristal), terasa dingin jika ditempelkan ke pipi, dan memiliki corak seperti lumut dalam batu (seperti lumut yang terkungkung dalam kaca)
  • Warna umum dari batu Lumut Suliki adalah: merah, perak, coklat, biru, kuning dan warna campur (panca warna)
  • Warna pada batu Lumut Suliki dipengaruhi oleh mineral logam seperti krom, besi oksida, perak dan manganese
  • Proses terbentuknya batu Lumut Suliki berasal dari silikon dioksida, dengan kandungan cryptocrystalline silica (chalcedony) yang berwarna hijau dan tertanam di dalam batu, membentuk filamen dan pola sugestif seperti lumut

Cerita Tentang Batu Lumut Suliki
Lumut Suliki

Batu Lumut Aceh (Idocrase):
  • Biasa disebut juga Giok Aceh.
  • Batu lumut Aceh memiliki ciri khas warna hijau dengan serat mirip lumut dan termasuk jenis batu kristal tembus cahaya jika disenter.
  • Batu yang didapat dari Nagan Raya dan Sungai Lumut, Aceh Tengah dan Gayo Lues, ini merupakan batu original Aceh.
  • Giok Nagan berewarna hijau terang dan giok di Sungai Lumut berwarna hijau tua
  • Giok Aceh mempunyai ciri khas, jika dipegang terasa dingin, berbeda dengan batu mulia dari Garut dan batu bacan yang tidak dingin tapi memiliki kelebihan warna yang indah.
  • Idocrase yang secara visual berwarna hijau dan ada pengaruh coklat dan kuning, idocrase sering sekali bercampur Hydrogrossular Garnet. Di dalam perdagangan internasional Idocrase juga dikenal dengan sebutan Vesuvianite, Californite, California Jade. Tapi yang pasti idocrase sama sekali bukan merupakan varian dari Jade atau Nephrite Jade.
  • Warna lumut aceh bervariasi, ada yang full dengan lumut hijaunya dan klep air (giwang dalam bahasa aceh). Untuk kwalitas super, hampir tidak ada kapurnya.

Cerita Tentang Batu Lumut Aceh
Lumut Aceh

Batu Moissanite:
  • Merupakan salah satu mineral langka, ditemukan oleh Henri Moissan, pada tahun 1893
  • Komposisi kimia Moissanite adalah Silicon Carbide
  • Mineral jenis ini sering digunakan sebagai pengganti berlian (berlian tiruan) seperti halnya dengan Cubic Zirconia
  • Moissanite alami sangat jarang dan ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil, terutama dalam meteorit
  • Moissanite sintetis pertama sekali dibuat oleh Jons Jacob Berzelius (1779-1848), seorang ahli kimia dari Swedia, yang terkenal karena penemuan silikon
  • Semua mineral Moissanite yang dijual di pasaran sekarang ini adalah sintetis
  • Tingkat kekerasan Moissanite adalah 8,5 sampai 9,25 skala Mohs (mendekati berlian yang memiliki kekerasan 10 skala Mohs)
  • Berat jenis Moissanite adalah 3,2 (mendekati berlian dengan berat jenis 3,5 sampai 3,53)

Cerita Tentang Batu Moissanite
Moissanite

Batu Mystic Quartz:
  • Sering juga disebut sebagai batu Kecubung Pelangi
  • Daerah penghasil batu Mystic Quartz di dunia ada di Myanmar, Brazil, Uruguay, Argentina, Mexico, Botswana, India, Australia, Madagaskar dan Amerika Serikat
  • Kekerasan batu Mystic Quartz adalah 7 skala Mohs
  • Batu ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1998. Aslinya merupakan batu kuarsa tidak berwarna yang diproses coating untuk memberikan efek pelangi pada batu kuarsa tersebut
  • Dinamakan batu Mystic Quarts karena warnanya yang menarik laksana pelangi, bisa berubah-ubah warna dan penuh misteri
  • Warna umum dari batu Mystic Quartz utamanya menyerupai warna pelangi, dengan kombinasi warna hijau, biru dan ungu 
  • Formula kimia dari Mystic Quartz adalah SiO2, Silikon dioxide
  • Struktur kristal: (Trigonal), hexagonal prisms
  • Indeks bias: 1,544 - 1,553
  • Berat jenis: 2,65
  • Transparency: Transparant
  • Double Refraction or Birefringence: +0.009
  • Luster: Vitreous

Cerita Tentang Batu Mystic Quartz
Mystic Quartz

Batu Naga Sui:
  • Sering kali batu Naga Sui dieja sebagai batu Nogo Sui
  • Batu Naga Sui merupakan salah satu jenis batu akik, dengan ciri khususnya berdasar warna hijau (seperti lumut) disertai bercak berwarna merah seperti darah
  • Karena memiliki bercak berwarna merah seperti darah, batu ini sering juga disebut Batu Bloodstone (Akik Darah) atau Heliotrope
  • Batu Naga Sui merupakan jenis batu chalcedony, kombinasi cryptocrystalline dari monoclynic polymorph moganite dengan kuarsa
  • Kekerasan batu Naga Sui adalah berkisar antara 6 hingga 7 skala Mohs
  • Di Indonesia, batuan Naga Sui bisa ditemukan di kaki gunung Slamet, tepatnya di daerah Banyumas dan Brebes
  • Negara penghasil batuan Naga Sui lainnya di antaranya adalah Amerika Serikat, Brazil, Australia dan India
  • Perawatan batu akik Naga Sui tidak terlalu susah. Cukup digosokkan dengan kulit secara searah agar batu ini selalu mengkilap. Selain itu, bisa juga digunakan baby oil dipermukaan batu agar batu kelihatan selalu mengkilap

Cerita Tentang Batu Naga Sui
Naga Sui

Batu Nephrite Jade:
  • Batu Nephrite termasuk dalam salah satu jenis batu Giok (Jade), bersama dengan batu Jadeite Jade
  • Batu Nephrite adalah jenis batu Jade (Giok) yang lebih umum ditemukan, dibandingkan dengan jenis Jadeite Jade
  • Batu Giok Nephrite memiliki rumus kimia

Cerita Tentang Batu Nephrite Jade
Nephrite Jade

Batu Obsidian: 
  • Obsidian berasal dari bahasa Latin, Obsidianus. Konon batu Obsidian ini ditemukan pertama kali oleh seorang Romawi yang bernama Obsidianus di wilayah pegunungan Vesuvius
  • Obsidian terbentuk dari mineral yang terperangkap di dalam lava cair gunung berapi yang keluar secara tiba-tiba ke permukaan saat terjadi letusan. Akibat adanya perbedaan suhu yang ekstrem antara suhu di dalam perut bumi dengan di permukaan bumi, menyebabkan lava yang keluar langsung membeku secara tiba-tiba, sehingga yang terbentuk adalah gelas / kaca, bukan kristal dominan (berbeda dengan batu permata yang mengalami proses pembekuan di dalam perut bumi dimana kondisi temperaturnya sangat panas disertai tekanan yang sangat tinggi dengan rentang waktu yang sangat panjang, sehingga terjadi proses kristalisasi)
  • Terkadang di dalam batu Obsidian terdapat semacam gelembung. Ini disebabkan proses pendinginan yang sangat cepat, sehingga ada udara yang terperangkap di dalamnya
  • Ciri-ciri batu Obsidian antara lain: mempunyai tanda berupa retakan gelombang di permukaan batu, berwarna cerah dan mengkilap seperti vitreous luster atau kaca; memiliki butiran halus dan penampakan mineralnya sejajar satu dengan yang lainnya; karena mengandung silikon dioksida yang cukup besar, sehingga batu beku tersebut bersifat keras dan membentuk serpihan-serpihan sudut tajam
  • Warna batu Obsidian memiliki kombinasi warna hitam pekat, merah tua, abu-abu, kuning, hijau dan biru (biasanya satu warna). Namun ada juga yang memiliki campuran lebih dari satu warna seperti hitam kecoklatan atau kemerahan atau bercampur dengan ornamen lainnya seperti berbuih atau bintik putih
  • Mineral-mineral penyusun batuan Obsidian antara lain: SiO2 (75,09%), TiO2 (0,16%), Al2O3 (13.78%), Fe2O3 (1,05%), MnO (0,05%), MgO (0,1%), CaO (0,89%), Na2O (4,02%), K2O (4,8%), P2O5 (0,02%), SO3 (0,04%)
  • Obsidian termasuk ke dalam kelompok batuan Rhyolite (batuan beku bersifat asam) yang mengandung sekitar 70% silicon dioxide dengan struktur perlitik (menguliti bawang) yang tertutup
  • Kekerasan batu Obsidian berkisar 5 - 5,5 skala Mohs
  • Sebenarnya batu Obsidian bisa disebut sebagai natural glass (kaca yang terbentuk secara alami). Namun perbedaannya dengan kaca adalah batu Obsidian memiliki indeks bias yang sama dengan batu mulia (1,48 - 1,51), sehingga kaca vulkanik ini dikelompokkan ke dalam batu mulia tanggung
  • Pada umumnya batuan Obsidian memiliki kandungan air terperangkap <2%. Dengan adanya air yang terperangkap ini membuat batu Obsidian mudah dikembangkan melalui pemanasan pada suhu 800 - 1200 celcius
  • Masyarakat Indonesia sering menyebut Green Obsidian sebagai Zamrud Kalimantan, sedangkan Blue Obsidian sering disebut King Safir Kalimantan
  • Daerah penghasil batu Obsidian di Indonesia antara lain Papua, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Timur dan beberapa daerah di Sumatera (daerah dengan gunung berapi)
  • Jenis batu Obsidian jika dilihat dari warnanya antara lain: Obsidian Siam (memiliki warna seperti merah delima), Obsidian Biru (sering ditemukan di Afrika dan Asia, terutama daerah yang memiliki iklim tropis), Obsidian Black Sapphire (merupakan Obsidian khas Indonesia, banyak dijumpai di Kalimantan, Papua dan Jawa), Kecubung Wulung (memiliki warna gelap, namun jika disenter mengeluarkan warna ungu atau kadang sedikit kecoklatan), Zamrud Kalimantan (ditemukan di Kalimantan, memiliki warna hijau kemilau

Cerita Tentang Batu Obsidian
Obsidian



Cerita Tentang Batu Onyx
Onyx

Batu Panca Warna:
  • Batu panca warna termasuk dalam jenis batuan Chalcedony
  • Batu panca warna terbaik adalah batu panca warna Garut, yang memiliki warna unik, menarik dan juga kekerasan yang baik
  • Batu panca warna Garut disebut juga batu panca warna Edong, karena batu panca warna ini ditemukan di lahan milik abah Edong
  • Batu panca warna dipercaya bisa meningkatkan kharismatik dan kewibawaan bagi pemakainya
  • Pengertian Panca Warna berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti lima warna. Warna umum yang ditemukan di batu panca warna antara lain: merah, hijau, coklat, biru, putih dan warna lainnya
  • Selain batu panca warna Garut (Edong), ada juga jenis batu panca warna klawing, kalimantan, sukabumi, banten, caringin, gunung kencana, ciangel, tergantung daerah ditemukannya batu panca warna tersebut
  • Setiap batu akik yang memiliki 5 warna atau lebih, bisa disebut dengan batu Panca Warna
  • Batu panca warna yang sering dicari adalah batu panca warna yang memiliki corak atau gambar (realis, abstrak, semi realis, ekspresi, sketsa) seperti layaknya lukisan para maestro, dengan kombinasi warna yang tegas dan indah

Cerita Tentang Batu Panca Warna
Panca Warna

Batu Pandan:
  • Beberapa jenis batu Pandan antara lain: Pandan Kapas (memiliki ciri sisik yang mengumpal seperti awan pada bagian dalam batu), Pandan Nanas (mempunyai warna kuning terang sampai kemerahan), Pandan Merah (mempunyai ciri khas warna merah tua kehitaman), Pandan Lumut (tampak hijau kehitaman dan gelap, sering juga disebut Pandan Hijau), Pandan Oli (mempunyai warna yang menyerupai oli), Pandan Sutra (berwarna putih dan memiliki sisik yang memotong dari satu sisi ke sisi lainnya)
  • Kekerasan batu Pandan berkisar 7 skala Mohs
  • Berdasarkan sisik atau seratnya, batu Pandan dapat terbagi dalam: Serat Sisik (seperti sisik ikan atau gumpalan awan, yang kemudian dikenal sebagai batu Pandan), Serat Benang (seperti serat pada kain, yang kemudian disebut sebagai batu Pandan Sutra), Serat Kabut (seperti asap atau kabut, yang dikenal sebagai batu Pandan Suji)
  • Ciri khas batu Pandan yang tidak bisa lepas dari batu Pandan itu sendiri adalah bersisik (serat) dan klep yang membias pada sisik seperti efek mata kucing
  • Salah satu jenis batu Pandan yang cukup terkenal adalah batu Pandan Suji, dengan ciri: berserat kabut (asap), berwarna hijau (ada juga yang berwarna kehitaman / Suji Daud) dan klep (klep yang membias pada serat kabut / asapnya)
  • Pandan Sutra sendiri ada dua jenis, yaitu: Pandan Sutra biasa (berserat seperti benang halus yang tersusun / berjejer malang pada batu, berwarna putih) dan Biduri Sutra (berwarna bening, berbadan kristal, berserat seperti butiran micin atau jarum es, warna kemilau airnya semu biru dan ada juga yang semu kuning dan berklep membentang seperti mata kucing)
  • Daerah penghasil batu Pandan adalah Betawi (sisi utara dan barat pulau Jawa), maka sering disebut juga sebagai batu Betawi

Cerita Tentang Batu Pandan
Pandan

Batu Painite:
  • Merupakan salah satu jenis batu permata paling langka dan paling susah dicari di dunia
  • Batu ini pertama sekali ditemukan oleh seorang minerologist asal Inggris yang bernama C.D. Pain di Myanmar (Burma) pada tahun 1950
  • Nama Painite sendiri diambil dari nama penemunya yaitu C.D. Pain
  • Hingga pada tahun 2005, hanya sekitar 25 buah batu Painite yang ditemukan di seluruh dunia
  • Warna batu Painite antara lain merah terang, merah gelap, merah orange
  • Kandungan unsur kimia dalam batu Painite antara lain: kalsium, zirconium, boron oksigen, aluminium, dengan unsur langka kandungan kromium dan varadium (BO3)
  • Diperkirakan harga per-karat batu Painite berkisar US$ 60 ribu

Cerita Tentang Batu Permata Langka Painite
Painite

Batu Peridot:
  • Batu Peridot merupakan batu permata dari jenis Olivine. Mineralnya termasuk ke dalam mineral Forsterite-Fayalite
  • Batu Peridot adalah batu permata Idiochromatic, yang artinya warnanya berasal dari komposisi mineralnya sendiri, bukan karena unsur atau zat lain. Oleh sebab itu batu Peridot hanya memiliki satu warna saja, yaitu hijau. Walaupun ada variasi warna hijaunya dari muda kekuningan, sampai warna tua hijau kecoklatan
  • Nama Peridot berasal dari bahasa Arab "Faridat", yang berarti batu permata. Namun ada juga yang menyakini Peridot berasal dari bahasa Perancis "Peritot", yang tidak memiliki arti yang jelas. Ada juga yang mengatakan Peridot berasal dari bahasa Yunani "Peridona", yang memiliki arti kekayaan
  • Batu Peridot sering juga disebut sebagai "The Poor Man's Emerald", batu Zamrudnya orang miskin
  • Batu Peridot adalah salah satu batu permata tertua di dunia, yang secara historis telah ada sejak 1500 sebelum masehi
  • Secara historis, pulau vulkanik Zalbagad (St John) di Laut Merah, di sebelah timur Mesir, memiliki deposit Peridot yang paling penting, yang telah dieksploitasi lebih dari 3500 tahun
  • Saat ini, kualitas batu Peridot terbaik di dunia berasal dari Mogok di Burma, meskipun Peridot dari Pakistan (Kashmir) memiliki kualitas yang cukup baik. Deposit peridot yang lain bisa ditemukan di Australia (Queensland), Brazil (Minas Gerais), China, Kenya, Mexico, Norway (sebelah utara Bergen), South Africa, Sri Lanka, Tanzania dan United States (Arizona dan Hawai)
  • Batu Peridot juga ditemukan dalam batuan meteor yang jatuh di bumi, dan juga telah ditemukan di Mars dan bulan dalam bentuk Olivine
  • Rumus kimia batu Peridot adalah (Mg,Fe)2SiO4
  • Peridot merupakan batu permata transparan dari jenis Olivine. Olivine sendiri sebenarnya bukanlah mineral, tetapi komposisinya yang terdiri dari dua mineral, Fayalite dan Forsterite. Fayalite merupakan Olivine yang kaya akan besi, sementara Forsterite kaya akan magnesium
  • Warna batu Peridot utamanya tergantung dari kandungan zat besinya. Walaupun kadang-kadang juga ada jejak nikel dan chromium
  • Warna Peridot terbaik adalah yang memiliki persentase besi kurang dari 15% dan biasanya memiliki jejak elemen nikel dan chromium, yang berkontribusi terhadap warnanya
  • Batu Peridot berwarna hijau tua dan intens adalah yang paling dicari dan yang paling mahal
  • Batu Peridot tidak terlalu keras dan tidak terlalu sensitif terhadap asam
  • Kadang-kadang batu Peridot bisa ditemukan memiliki efek Chatoyancy (Cat Eye's) dan Asterism (Ster bintang empat). Peridot yang memiliki efek ini cukup langka dan banyak diburu para kolektor
  • Batu Peridot sering disalah kenali sebagai batu permata lainnya, terutama yang berwarna hijau. Tetapi pembiasan gandanya yang kuat membuatnya bisa dibedakan dengan batu permata lainnya
  • Batu Peridot biasanya tidak melalui proses treatment apapun. Namun telah ditemukan ada beberapa Peridot yang telah dilapisin dengan material seperti logam untuk meningkatkan stabilitasnya, dan beberapa Peridot yang pucat mungkin juga dilapisin dengan foil hijau untuk meningkatkan warnanya
  • Batu Peridot imitasi juga ada, biasanya dari Spinel yang disintesis atau batu Safir yang disintesis
  • Batu Peridot kadang juga disebut sebagai "Chrysolite", nama yang dalam sejarah sering digunakan untuk merujuk pada beberapa batu permata berwarna hijau sampai warna hijau kekuningan. Bentuk lain dari "Chrysolite" antara lain Chrysoberyl, Zircon, Tourmaline, Topaz dan Apatite
  • Kebanyakan batu permata terbentuk di dalam kerak bumi. Tetapi batu Peridot terbentuk jauh lebih dalam di wilayah mantel bumi
  • Ciri batu Peridot antara lain: memiliki inclusi (batu Peridot umumnya tidak terlalu bersih dan memiliki banyak kotoran alami di dalamnya), serat halus (yang merupakan serat kristal dalam Peridot), cahaya luster (seperti batu permata pada umumnya, mampu merefleksikan cahaya secara alami mengikuti arah cahaya)
  • Beberapa bentuk potongan batu Peridot antara lain: oval cut, rectangular step cut, round diamond cut, pear shape, trillion shape, heart shape
  • Kekerasan batu Peridot berkisar 6,5 - 7 skala Mohs

Cerita Tentang Batu Peridot
Peridot

Batu Pirus:
  • Sering disebut batu turqoise
  • Batu pirus berasal dari kata Fairuz, bahasa Arab Ibrani, dan merupakan jenis batuan yang tersusun dari campuran aluminium, fosfat, air, tembaga, besi dan emas
  • Nama Turqoise berasal dari bahasa Perancis, yang berarti batu Turki. Sebab pada awal mulanya diyakini batu ini berasal dari Turki
  • Batu pirus dipercaya berasal dari negara Arab, tepatnya dari wilayah Persia, sebagai penghasil pirus bermutu tinggi. Batu ini juga banyak ditambang di wilayah Nishapur (Iran), dengan kwalitas yang lumayan bagus
  • Batu pirus juga ditemukan di Israel, Afghanistan, Sinai, Nevada, California, New Mexico dan Arizona
  • Mempunyai banyak variasi warna, antara hijau sampai biru. Semakin tinggi kandungan tembaga, batu pirus lebih cenderung berwarna biru. Semakin tinggi kandungan zat besinya, cenderung berwarna kehijauan
  • Batu pirus asli tidak terlalu mengkilat, dengan kekerasan 5 skala Mohs (sering disebut permata kelas tiga), dan berpori-pori mikro, karena itu batu pirus memerlukan perawatan ekstra agar tidak cepat rusak
  • Untuk perawatan biasanya dicelup merendam batu pirus dalam resin, sehingga pori-pori pirus terisi dan pirus menjadi lebih kuat dan mengkilat. Proses ini dinamakan satbilized turqoise
  • Hati-hati dengan batu pirus palsu. Biasanya pirus palsu merupakan batu pirus yang dicor dengan resin dan partikel tembaga sebagai urat emas
  • Batu pirus bernilai tinggi adalah batu pirus yang polos atau cenderung polos tanpa corak (seperti pirus Naishabur berwarna biru muda dan pirus Mekkah berwarna hijau daun). Kecuali ditemukan corak atau motif yang unik. Corak / motif tersebut sebenarnya adalah kotoran yang berupa tembaga, tanah atau kapur. Pirus yang berkapur adalah pirus dengan kwalitas terendah
  • Batu pirus dipercaya telah dipakai sekitar 7000 tahun yang lalu. Ini terbukti dengan ditemukannya pirus sebagai tool solekan di Mesir purba dan juga menjadikannya sebagai celak mata bagi para gadis Mesir kuno. Ada juga cerita bahwa suku Inca kuno dan mesir kuno menggunakan batu pirus sebagai perhiasan bagi mayat kaum bangsawan sebelum dikuburkan
  • Suku Indian Aztec menggunakan batu pirus selaku potongan kecil mozaik untuk menghias topeng yang digunakan dalam upacara keagamaan dan juga hiasan lainnya

Cerita Tentang Batu Pirus
Pirus

Batu Red Baron:
  • Biasa disebut juga Red Brown, karena warnanya yang merah kecoklatan
  • Umumnya Red Baron Pacitan hanya ditemukan di daerah wilayah desa Kladen, Pacitan, Jawa Timur
  • Kekerasan batu Red Baron di atas 6 skala Mohs
  • Batu Red Baron termasuk dalam keluarga jenis chalcedony atau kalsedon
  • Ciri umum Red Baron mempunyai kristal lembut dan tembus cahaya jika disinari
  • Ciri lain yang serin dijumpai pada batu Red Baron adalah: serat dengan motif punggung kura-kura, klep atau kilau seperti moonstone, klep seperti cat eye's, dan bisa berubah warna mengikuti cahaya
  • Nama ilmiah Red Baron jika dites lab adalah natural carnelian chalcedony
  • Dalam kebudayaan lokal daerah, batu Red Baron sering disebut batu Bangsawan Merah
  • Warna umum yang sering dijumpai pada Red Baron Pacitan adalah warna merah tomat dan sangat mengkilap

Cerita Tentang Batu Red Baron
Red Baron

Batu Red Borneo:
  • Biasa disebut Batu Merah Borneo, Batu Bacan Kalimantan, atau Batu Ruby Kalimantan
  • Batu Red Borneo memiliki kandungan Rodocrosite, memiliki tekstur yang unik, dan bisa bermetamorfosis layaknya batu Bacan
  • Hanya ditemukan di Kalimantan, tepatnya di kabupaten Banjar, desa Kiram, Kalimantan Selatan. Tidak ditemukan di daerah lainnya, makanya disebut Red Borneo
  • Ada juga Red Borneo yang berasal dari desa Bunglai, tetapi kwalitasnya tidak sebagus yang berasal dari desa Kiram. Batunya agak getas dan berkapur
  • Batu Red Borneo kualitas bagus memiliki warna merah cerah (seperti sirup atau fanta)
  • Ada juga warna Red Borneo berwarna pink, tentunya kualitasnya di bawah warna merah sirup atau merah fanta
  • Sering juga ditemukan batu Red Borneo berwarna hijau, biru dan kuning. Tentunya tidak semahal warna merah sirup atau merah fanta
  • Ciri Red Borneo bagus lainnya adalah tidak berkapur, sudah mengkristal, no crack, serat halus, mulus, ngaca, klimis

Cerita Tentang Batu Red Borneo
Red Borneo

Batu Red Raflesia:
  • Banyak terdapat di provinsi Bengkulu (disebut Red Raflesia Bengkulu)
  • Batu akik Red Raflesia ini memiliki beberapa bagian warna, di antaranya berwarna merah, kuning, orange dan putih 
  • Batu Red Raflesia berwarna merah adalah yang paling sering dicari
  • Jenis batu Red Raflesia yang bernilai tinggi adalah Red Raflesia Cat Eye (mata kucing)
  • Nama ilmiah untuk batu Red Raflesia adalah Red Carnalian Chalcedony
  • Air Lakok Kecamatan Batiknau Kabupaten Bengkulu Utara ialah salah satu daerah yang terkenal sebagai asal batu akik Bengkulu
  • Untuk batu Red Raflesia banyak dijumpai di daerah Seblat, Bengkulu Utara
  • Dinamai Red Raflesia karena memiliki warna khas persis bunga raflesia
  • Nama lain dari batu Red Raflesia adalah batu Cempaka Merah

Cerita Tentang Batu Red Raflesia
Red Raflesia

Batu Safir:
  • Dalam bahasa melayu, batu Safir sering disebut batu Nilam
  • Termasuk dalam jenis batu mulia, varieta corondum seperti halnya batu Ruby
  • Batu Safir berbentuk kristal tunggal aluminium oksida (Al2O3) dan bentuk kristal trigonal, suatu mineral yang disebut corondum
  • Nama corondum berasal dari bahasa Sansekerta "Kuruvindam", yang berarti "Ruby Sapphire". Sedangkan "Sapphire" berasal dari bahasa persia "Safir", yang diambil dari kata Yunani yang mengartikan warna biru
  • Kelompok corondum termasuk aluminium murni. Sejumlah kecil unsur lain seperti besi, titanium dan kromium memberikan warna biru, kuning, merah muda, ungu, jingga atau kehijauan kepada batuan corondum
  • Berat jenis batu Safir adalah 3,95 sampai 4,03 tergantung dari jenis batunya
  • Indeks bias batu Safir adalah 1,762 - 1,788
  • Semua warna varietas batu corondum disebut batu Safir, kecuali warna merah yang dinamakan batu Ruby
  • Safir putih sering disebut Leuko-Sapphire, yang berwarna orange kemerah-merahan sering disebut Padparadscha yang berasal dari kata Sinhala yang artinya bunga teratai
  • Kekerasan batu Safir (Sapphire) adalah 9 dalam skala Mohs (setingkat di bawah batu berlian yang memiliki kekerasan 10 skala Mohs)
  • Jenis batu Safir termahal dan yang paling sering dicari adalah yang berwarna biru (Blue Sapphire)
  • Blue Sapphire sendiri memiliki beberapa varietas, antara lain: Royal Blue, Kashmir Blue, Vivid Blue, Light Blue, Blue
  • Jenis batu safir istimewa lainnya yang sering dicari adalah yang memiliki karakter asterism (ster) dan yang bisa berubah warna (Color Change Sapphire)
  • Treatment yang paling sering dilakukan pada batu Safir adalah: Heated (batu dipanaskan sampai 1700-1800 celcius untuk meningkatkan warna dan kejelasannya), Diffused (pemanasan batu dengan menggunakan bahan kimia, untuk mendapatkan efek star / asterism), Be Heated (memanaskan sampai suhu tinggi dengan bahan kimia Berrylium)
  • Batu Safir terbaik berasal dari Sri Lanka (Ceylon) dan Kashmir (India)
  • Daerah penghasil batu Safir lainnya antara lain: Laos, Malawi, Nepal, Thailand, Burma, China, Afghanistan, Tajikistan, Vietnam, Australia, Amerika Serikat, Tanzania, Mozambik, Columbia, Kamboja, Kenya, Pakistan, Madagaskar serta Nigeria
  • Sejak tahun 2007, penghasil batu Safir terbesar di dunia adalah Madagaskar, walaupun depositnya baru ditemukan tahun 1998
  • Hampir seluruh batu Safir di dunia dipotong dan diproses di Chantaburi, Thailand
  • Batu Safir melambangkan kebijaksanaan, keagungan dan kehormatan bagi pemakainya

Cerita Tentang Batu Safir
Safir

Batu Satam:
  • Batu Satam adalah batu khas Indonesia, yang ditemukan di pulau Belitung Timur, provinsi Bangka Belitung
  • Ciri utama batu Satam adalah berwarna hitam; memiliki urat-urat yang khas; bentuk fisik bulat, lonjong, atau berbentuk tidak beraturan; jika disenter, batu satam berwarna cincau atau teh
  • Batu Satam terbentuk dari proses alam atas reaksi tabrakan antara meteor dengan lapisan bumi yang mengandung timah tinggi (sekitar 700 ribu tahun yang lalu), sehingga terbentuk batu hitam yang dinamakan Satam, jutaan tahun yang lalu
  • Batu Satam dapat ditemukan di: Australia, Ceko, Slovakia, Arab dan Indonesia (pulau Belitung)
  • Di Belitung, batu Satam dijadikan sebagai ikon dari ibu kota Belitung, yaitu Tanjung Pandan
  • Batu Satam pertama sekali ditemukan di pulau Belitung pada tahun 1973, di desa Buding, kecamatan Kelapa Kampit. Batu ini tidak sengaja ditemukan oleh seorang penambang timah dengan kedalaman 50 meter 
  • Menurut sejarah, nama Satam sendiri berasal dari nama penemunya yang terdiri dari dua suku kata, yaitu: Sa dan Tam. Sa berarti pasir dan Tam berarti empedu. Sehingga Satam sendiri berarti empedu pasir
  • Nama lain dari batu Satam adalah Taktite dan Billitonit. Taktite digunakan oleh para ilmuwan yang meneliti batu Satam, sedangkan Billitonit digunakan oleh seorang peneliti dari Belanda yang bernama Ir. N. Wing Easton, yang meneliti batu Satam pada tahun 1922

Cerita Tentang Batu Satam
Satam

Batu Serpentine:
  • Sekilas batu Serpentine ini mirip dengan batu Giok Nephrite, namum bedanya adalah batu Serpentine memiliki tingkat kekerasan yang lemah (tidak terlalu keras) dan memiliki kandungan kapur yang cukup tinggi
  • Mineral utama penyusun batu Serpentine adalah magnesium silicate
  • Biasanya batu Serpentine memiliki transparansi yang opaque maupun translucent
  • Ciri lain batu Serpentine adalah memiliki serat seperti awan maupun bintik-bintik kehitaman / logam
  • Daerah penghasil batu Serpentine antara lain: China, Indonesia, Rusia, India, Myanmar serta Afrika
  • Warna batu Serpentine memiliki warna dasar hijau, bervariasi dari kuning kehijauan, coklat kehijauan dan hijau keabu-abuan
  • Batu Serpentine yang memiliki efek Cat's Eye termasuk dalam jenis yang langka, dan menjadi buruan para kolektor
  • Di China, batu Serpetine umumnya dijadikan sebagai ukiran carving perhiasan. Hal ini disebabkan batu Serpentine lebih mudah untuk dibentuk (tidak terlalu keras)
  • Beberapa jenis batu Serpentine antara lain: batu Giok Serpentine, batu Serpentine Aceh, batu Serpentine Aquascape, batu Serpentine Papua dan batu Serpentine Hijau
  • Batu Serpentine berkualitas adalah yang memiliki warna hijau bening, bagus dan bersih
  • Kekerasan batu Serpentine adalah 5 skala Mohs

Cerita Tentang Batu Serpentine
Serpentine

Batu Sigori Lafau:
  • Batu jenis ini ditemukan di daerah Sungai Mida, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Indonesia
  • Ciri fisik batu Sigori Lafau berwarna hampir bening transparan dengan beberapa serpihan material yang terdapat di dalamnya
  • Warna penyusun batu Sigori Lafau beragam, mulai dari kuning, merah, hitam, abu-abu dan beberapa warna sekunder lain
  • Batu jenis ini dikabarkan sangat mahal harganya (walau tidak ada patokan jelasnya), karena dikabarkan di dalam batuan ini mengandung material emas, perak dan berlian di dalamnya
  • Kekerasan batu Sigori Lafau diperkirakan antara 6 - 6,5 skala Mohs

Cerita Tentang Batu Sigori Lafau
Sigori Lafau

Batu Sisik Naga:
  • Di Sulawesi, batu sisik naga juga batu akik Enrekang
  • Disebut juga batu Septarian Nodules (bahasa latin), Septem yang berarti tujuh, dan merupakan gambaran bola-bola atau bulatan oval pada retakan lumpur yang cenderung pada tujuh poin di setiap arah, kemudian membentuk pola nodul yang unik
  • Batu sisik naga banyak ditemukan di negara-negara seperti: Indonesia, Meksiko, Selandia Baru, Rusia, dll
  • Di Meksiko, batu sisik naga diperkirakan telah ada sejak 100 juta tahun yang lalu akibat letusan gunung berapi, sehingga menyebabkan kehidupan laut musnah. Lautan menjadi surut dan membeku, kemudian membentuk batuan endapan atau batuan sedimen dengan bentuk / desain yang unik
  • Di Indonesia, batu sisik naga pertama kali ditemukan di wilayah kabupatan Enrekang, Sulawesi Selatan, pada tahun 2014. Penemunya seorang warga Bone bernama Imran yang iseng pergi ke sungai untuk mencari batu
  • Batu Sisik Naga yang banyak dicari kolektor adalah yang bermotif kulit kura-kura, dengan urat emas atau tembaga
  • Selain motif yang beragam, batu sisik naga juga mempunyai warna dan corak yang beragam, antara lain: warna merah, hitam, coklat, putih, perak, hijau sampai warna emas

Cerita Tentang Batu Sisik Naga
Sisik Naga

Batu Sphene:
  • Nama lain batu Sphene adalah batu Titanite, karena kandungan titanium di dalamnya
  • Batu Sphene mulai dikenal sekitar tahun 1787
  • Sphene berkualitas memiliki luster dan permainan sparkling yang sangat brillian, bahkan bisa menyerupai / menyamai berlian
  • Batu Sphene tersusun dari mineral calcium titanium nesosilicate (CaTiSiO5), namun kadang-kadang juga mengandung besi dan aluminium, juga mineral langka lain seperti cerium dan yttrium. Kandungan calcium kadang digantikan oleh mineral thorium
  • Kekerasan batu Sphene (Titanite) adalah 5,5 skala Mohs
  • Indeks bias 1,885 - 1.990 sampai 1,915 - 2,050
  • Berat jenis 3,52 dan 3,54
  • Batu Sphene memiliki variasi warna yellowish green, green, brown, brownish green, dan yellow
  • Umumnya di pasaran, batu Sphene ditemukan dalam bentuk cutting, hal ini karena jenis batu Sphene yang memiliki luster dan sparkling yang menakjubkan jika di-cutting
  • Jenis batu Sphene yang langka adalah jenis change color (bisa berubah warna dengan pencahayaan yang berbeda)
  • Batu Sphene yang diburu para kolektor adalah yang memiliki clarity baik, cutting brillian, dan warna istimewa, terlebih lagi yang rainbow sparkling
  • Batu Sphene dihasilkan di berbagai negara, seperti Brazil, Kenya, India, Madagaskar, Tanzania, Rusia, Sri lanka dan Mexico

Cerita Tentang Batu Sphene
Sphene

Batu Spinel:
  • Batu Spinel termasuk dalam golongan batu mulia kelas 2, dengan warna mirip dengan batu Ruby
  • Kandungan mineral dalam batu Spinel antara lain magnesium dan aluminium, dan warna merahnya dihasilkan oleh corondum yang terbentuk bersama magnesium
  • Warna dasar Spinel adalah merah, dengan memiliki variasi warna orange, pink, merah dan ungu
  • Penghasil batu Spinel yang utama adalah Sri Lanka, Myanmar, Madagaskar, Pakistan, Brazil, Australia, Swedia, Turki, Rusia, Tanzania, Afghanistan, Thailand dan Amerika Serikat
  • Batu Spinel yang berasal dari Myanmar mempunyai warna pink dengan kilasan warna orange yang menarik
  • Jenis batu Spinel yang berwarna biru disebut dengan Cobalt Spinel, termasuk jenis yang sangat langka di pasaran
  • Struktur batu Spinel berbentuk Cubic, dengan inklusi yang kuat, dan pancaran yang dihasilkan sangat menawan dan menarik hati
  • Kekerasan batu Spinel adalah 8 pada skala Mohs

Cerita Tentang Batu Spinel
Spinel

Batu Sulaiman:
  • Dinamakan batu Sulaiman karena batu jenis ini diyakini sudah ada sejak zaman Nabi Sulaiman
  • Jenis-jenis batu Sulaiman antara lain Sulaiman Wulung, Sulaiman Combong, Sulaiman Kurung, Sulaiman Daud, Sulaiman Junjung Drajat, Sulaiman Panca Warna, Sulaiman Susu, Sulaiman Hijau, Sulaiman Emas, Sulaiman Mata, Sulaiman Madu, Sulaiman Kuning, Sulaiman Biru, Sulaiman Hitam, Sulaiman Tapak Jalak, dll
  • Jenis yang paling populer dari batu Sulaiman adalah jenis Sulaiman Madu dan Sulaiman Daud
  • Warna dasar batu Sulaiman utamanya berwarna merah dan kuning atau kombinasi keduanya

Cerita Tentang Batu Sulaiman
Sulaiman

Batu Sungai Dareh:
  • Batu yang juga dikenal dengan sebutan giok kandi ini tidak hanya kesohor di Indonesia tapi sampai mancanegara. Popularitas batu menanjka sejak  Presiden Amerika Barack Obama dikabarkan mengenakan batu cincin asal Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat itu di jari tangannya.
  • Batu sungai dareh memiliki banyak sebutan diantaranya batu lumuik, batu lumut, giok sumatera dan giok kandi.
  • Kunikan dan kelebihan atau keistimewaan batu sungai dareh terletak pada corak an warna batu yang sangat menawan. Batu ini juga memiliki kekerasan standar batu mulia kualitas internasional dengan keras 7 skala mohs atau sama dengan batui Giok china yang telah dikenal manusia ribuan tahun lalu.
  • Batu ini sebenarnya sudah dikenal sejak lama, tepatnya sekitar tahun 1970-an. Hanya saja waktu itu sampai dalam beberapa terakhir ini batu akik masih belum banyak dikenal dan belum diminati masyarakat secara luas. Namun belakangan ini batu akik telah menjadi tren dan diskai banyak orang termasuk kalangan muda.
  • Pada sekitar tahun 70-an batu sungai dareh ini dikenal masyarakat dengan nama ‘Giok Kandi’ karena batu itu pertama ditemukan di Sungai Kandi dan Bukit Puti Bungsu Solok Selatan Sumatera. Sedangkan batu yang banyak ditemukan di daerah Sungai Dareh seperti nama yang melekat pada batu ini, diyakini masyarakat sumatera merupakan cikal bakal batu dari daerah Kandi yang terbawa arus sungai.
  • Sungai Dareh sendiri berada di Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Dharmasraya. Sungai Dareh dan Pulau Punjung dipisahkan oleh Sungai Batanghari
  • Khasiat batu lumuik sungai dareh diantaranya : Dipercaya dapat meningkatkan keselarasan dengan alam sekitar – menjaga keseimbangan emosional – membuat stamina menjadi lebih kuat dan bersemangat – Menetralisir racun dalam tubuh – Bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar dapat dijadikan sebagai perlindungan diri (hanya allah yang maha melindungi). Warna hijau pada batu ini : dapat memperkuat daya kerja jantung – saraf – atau fisik secara umum. Kualitas batu yang setara dengan Giok (jade) dipercaya untuk menghilangkan stres, relaxasi dan menyelaraskan pikiran – Bijaksana dan menghambat energi negatif dalam tubuh.
  • sungai dareh juga terdiri dari berbagai jenis baik berdasarkan warna, karakter, corak maupun kualitas batu, sehingga batu ini dikenal dengan banyak nama seperti batu sungai dareh pucuk pisang, kumbang jati, kristal dan masih banyak jenis lainnya dengan beragam nama.
  • Untuk jenis pucuk pisang kristal batu dan warna terlihat hijau muda agak kekuningan dan terdapat belang hijau tua didalamnya, bagitu juga dengan kumbang tentu ada perbedaan dengan jenis lainnya.
  • Warna batu sungai dareh setidaknya ada 68 warna. Jenis yang sangat populer adalah kumbang jati dan pucuk pisang. Batu ini memiliki empat kesamaan warna, yaitu dengan kopas, jamrud, giok dan yakub.

Cerita Tentang Batu Sungai Dareh
Sungai Dareh

Batu Sunstone:
  • Termasuk dalam kelas batuan Felspar bersama dengan Biduri Bulan
  • Sering disebut juga Aventurescent Felspar (menyerupai batu Aventurine dari kelompok Quartz), Biduri Matahari, Badar Matahari, Biduri Surya
  • Batu Sunstone berwarna dasar merah kecoklatan, kuning keemasan, pink dengan hiasan bintik-bintik putih gemerlapan. Efek gemerlapan ini ditimbulkan oleh Hematite atau mineral logam yang terdapat di dalam batu
  • Batu Sunstone adalah batu permata yang memiliki kekuatan refleksi cahaya pada inklusi di dalamnya yang membentuk efek chatoyant (seperti matrix 3D pada batu Tiger Eye) dan juga efek asterism (bintang) dengan 4 sudut (4 ray star)
  • Kekerasan batu Sunstone berkisar 6 skala Mohs
  • Susunan kimia batu Sunstone terdiri dari sodium calcium aluminium silicate (Ca,Na)((Al,Si)2Si2O8), sistem kristal: Triklinik
  • Indeks bias batu 1,525 - 1,548
  • Berat jenis 2,62 - 2,65
  • Ada 3 cara untuk mengamati batu Sunstone, yaitu: dengan mengubah posisi cahaya, mengubah sudut pandang kita ke arah batu, dan menggerak-gerakkan batu. Refleksi cahaya akan berubah jika melihat dengan ketiga cara tersebut
  • Kualitas batu Sunstone bisa dinilai dari: kemulusan permukaan batu (licin dan mengkilap), warna dan kerapihan serat inklusi dan ketajaman, kekuatan dan kerapihan efek 4 ray star
  • Wilayah penghasil batu Sunstone yang utama adalah: India, Norwegia, Rusia, Madagaskar, Tanzania, Tibet, Amerika Serikat, dll

Cerita Tentang Batu Sunstone
Sunstone

Batu Tanzanite:
  • Seperti namanya Tanzanite, batu permata ini berasal dari negara Tanzania, dan hanya berasal dari Tanzania
  • Batu Tanzanite memiliki ciri khas warna biru yang berubah-ubah ke warna ungu, hampir mirip dengan batu Safir
  • Tanzanite adalah trichroic, artinya kristal Tanzanite berubah warna saat batu ini diputar
  • Jenis batu Tanzanite yang cukup langka adalah yang memiliki efek chatoyancy (efek mata kucing)
  • Tingkat kekerasan batu Tanzanite berkisar 6,5 - 7 skala Mohs
  • Kandungan dalam batuan Tanzanite antara lain kalsium, aluminium, silika, hidrogen dan oksigen
  • Warna batu Tanzanite sendiri bervariasi, antara biru kekuningan, kuning kebiruan, dan yang paling dicari adalah warna biru keunguan (semakin gelap warnanya, semakin mahal harganya)
  • Ada mitos yang mengatakan bahwa untuk menguji keaslian batu Tanzanite, maka bila dibakar, akan menghasilkan warna biru, violet dan burgundi
  • Ada cerita menarik tentang penemuan batu Tanzanite. Alkisah ada seorang warna Tanzania bernama Jumanne Ngoma, secara tak sengaja menemukan batu Tanzanite ketika berada di wilayah Mererani, region Arusha, tepatnya di daerah Kiteto (secara geografis Arusha adalah region yang berbatasan langsung dengan region Kilimanjaro, dan termasuk daerah kaki gunung Kilimanjaro). Saat itu sekitar Januari 1967, saat berjalan di daerah tersebut, tak sengaja Jumanne menemukan batuan berkilau tergeletak di tanah. Diapun mengumpulkan batu tersebut, dan tak tanggung-tanggung, batu yang dia kumpulkan hampir seberat 5 kilogram. Itulah asal muasal penemuan batu Tanzanite
  • Awalnya batu Tanzanite diberi nama Zoisite. Zoisite adalah nama yang diberikan oleh seorang gemologis asal Slovenia. Nama Tanzanite dikukuhkan karena asal muasalnya dari kaki gunung Kilimanjaro di Tanzania
  • Nama Tanzanite kemudian terkenal sebagai salah satu batu permata indah di dunia setelah salah satu perusahaan perhiasan, Tiffany & Co, pada tahun 1960-an memperkenalkannya ke dunia internasional
  • Saat ini penambangan batu Tanzanite dikelola oleh perusahaan besar Richland Resources Ltd. Perusahaan ini membawahi perusahaan pertambangan Tanzania One Mining Ltd

Cerita Tentang Batu Tanzanite
Tanzanite

Batu Tapak Jalak:
  • Ciri khas batu ini adalah adanya motif garis melintang berbentuk tanda plus (+)
  • Warna batu Tapak Jalak bervariasi, bisa berwarna merah, kuning, coklat, putih, hijau, atau warna lain yang memiliki motif garis lurus dan melintang membentuk tanda plus (+), bisa disebut sebagai batu Tapak Jalak
  • Dinamakan Tapak Jalak karena garis tanda plus (+) tersebut menyerupai tapak atau telapak kaki burung Jalak
  • Untuk batu Tapak Jalak kwalitas sempurna, memiliki ciri-ciri seperti membelah, dengan membentuk 4 bagian yang sama besar dan sama rata

Cerita Tentang Batu Tapak Jalak
Tapak Jalak

Batu Teratai:
  • Disebut juga batu akik Sarang Tawon
  • Ciri khas utama batu Teratai adalah berserat seperti bunga teratai
  • Batu Teratai berasal dari fosil batu karang yang mempunyai serat berlubang. Serat ini mempunyai bentuk yang unik menyerupai sarang tawon, sering juga menyerupai kelopak mawar, atau bahkan menyerupai serat pada buah nanas
  • Batu teratai utamanya ditemukan di sungai-sungai atau goa yang sangat dalam
  • Penghasil utama batu Teratai di Indonesia adalah di Provinsi Jambi
  • Beberapa jenis batu Teratai yang sering ditemukan antara lain: Teratai hitam, merah, hijau, putih dan kuning
  • Batu Teratai Merah merupakan batu Teratai yang paling banyak dicari, demikian pula harganya menjadi yang paling bernilai

Cerita Tentang Batu Teratai
Teratai

Batu Tiger Eye:
  • Sering juga disebut Mata Harimau atau sering juga disebut Tiger Iron dan Biduri Sepah
  • Ciri batu Tiger Eye hampir mirip dengan batu Cat's Eye, yaitu memiliki efek Chatoyant. Bedanya garis melintang (efek chatoyant) pada batu Tiger Eye lebih melebar dibandingkan dengan Cat's Eye 
  • Efek chatoyant itu muncul karena adanya unsur serat yang berada di dalamnya, yang dinamakan fibrosa parallel tipis
  • Agar efek chatoyant terlihat lebih jelas dan tegas, biasanya batu jenis Tiger Eye ini dipotong berbentuk cobochon
  • Ciri lain batu Tiger Eye adalah efek cahaya pada batu ini umumnya berwarna kuning keemasan, dengan dasar warna hitam atau coklat gelap
  • Batu Tiger Eye termasuk dalam batuan kuarsa (quartz)
  • Kekerasan batu Tiger Eye berkisar 7 skala Mohs
  • Batu Tiger Eye sering ditemukan di negara Afrika Selatan, Burma, Amerika, Sri Lanka, Brazil, Amerika Serikat, India dan Australia. Dengan kualitas batu terbaik adalah yang berasal dari Afrika Selatan
  • Ada beberapa jenis batu Tiger Eye dengan penamaan yang berbeda sesuai warnanya. Diantaranya Hawk Eye (yang berwarna biru) dan Bull Eye (yang berwarna merah) serta Pietersite (gabunganan Tiger Eye, Hawk Eye dan Bull Eye)

Cerita Tentang Batu Tiger Eye
Tiger Eye

Batu Topaz:
  • Topaz mendapatkan namanya dari bahasa sansekerta, yang berarti "Api"
  • Batu Topaz termasuk dalam jenis batu mulia, dengan kekerasan 7-8 skala Mohs
  • Walau termasuk batu dengan kekerasan di urutan keempat setelah Intan, Corondum, Chrysoberryl, namun batu ini mudah rusak atau retak apabila mengalami kondisi yang ekstrem, seperti terbentur dengan keras, atau perubahan suhu yang ekstrem
  • Batu Topaz adalah mineral silikat, yang terdiri dari Aluminium dan Fluorin dengan struktur kimia Al2SiO4(FOH)2
  • Topaz mengkristal dalam bentuk Ortorombik dan sebagian kristalnya berbentuk prisma berujung piramida atau bentuk lain
  • Topaz murni sebenarnya tidak berwarna dan transparan, namun biasanya diwarnai oleh impuritas, menghasilkan warna kuning, abu-abu muda atau jingga, kemerahan, biru coklat, putih, hijau muda, biru, emas, merah jambu (warna langka), kuning kemerahan, atau opak sampai transparan
  • Batu Topaz yang paling sering diburu orang adalah yang berwarna biru, merah keemasan atau jingga
  • Batu Topaz berkualitas super biasanya mengeluarkan kilauan yang sangat terang, kristal yang bening, dan biasanya jika tersentuh akan terasa licin seperti kaca
  • Topaz dapat ditemukan bersama Fluoride dan Kasiterit di berbagai daerah termasuk Pegunungan Ural dan Limen di Rusia, Afghanistan, Sri Lanka, Republik Ceko, Jerman, Norwegia, Pakistan, Italia, Swedia, Jepang, Brazil Meksiko, Pulau Flinders, Australia, Nigeria dan Amerika Serikat
  • Penghasil batu Topaz terbesar di dunia adalah di Brazil, yaitu terletak di Minas Gerais. Hal ini sudah berlangsung lebih kurang 300 tahun, di distrik Ouro Preto di Brazil. Dan batu Topaz yang dihasilkan kuning, merah muda dan orange
  • Batu Topaz biasanya tidak ditemukan dalam bentuk kristal kecil, tetapi lebih merupakan bentuk kristal besar yang beratnya berkilo-kilo
  • Di Indonesia, batu Topaz juga disebut sebagai Batu Daud, Mirah Cempaka, dan ada juga yang menyebutnya Batu Selong
  • Cara mudah untuk membedakan batu Topaz asli dengan palsu adalah dengan cairan bromoform. Batu Topaz yang asli akan tenggelam di dalam cairan bromoform, demikian juga sebaliknya

Cerita Tentang Batu Topaz
Topaz

Batu Turmalin:
  • Atau sering disebut sebagai Tourmaline
  • Tourmaline adalah nama gemologi untuk kelompok penting dari mineral boron silicate yang sering memiliki jejak aluminium, besi, magnesium, sodium, lithium, tembaga dan potassium
  • Nama Tourmaline berasal dari dari bahasa Sinhala, "Turamali", yang berarti batu dengan berbagai warna, mengacu pada keanekaragaman warnanya
  • Batu Tourmaline dipercaya pertama sekali digunakan sebagai batu permata pada sekitar tahun 1500-an
  • Pada tahun 1875, George Kunz, seorang kolektor batu dari Amerika Serikat, memperkenalkan batu Tourmaline berwarna hijau yang berasal dari tambang di Gunung Mica di Maine, Amerika Serikat, kepada Tiffany & Co, yang kemudian memicu minat akan batu Tourmaline dan menyebabkan meningkatnya popularitas batu Tourmaline di pasar perhiasan batu permata
  • Spesies utama dari batu Tourmaline adalah Dravite, Uvite, Schorl, Liddicoatite dan Elbaite
  • Schorl adalah varietas yang paling umum, hampir 95% dari semua deposit batu Tourmaline, tetapi sering tidak diinginkan sebagai batu permata
  • Kebanyakan batu permata Tourmaline berasal dari jenis varietas Elbaite
  • Karena Tourmaline terdiri dari kelompok batu mineral yang saling berkaitan dan sangat besar, kebanyakan batu Tourmaline diperdagangkan menggunakan warnanya. Beberapa nama populer antara lain: Pink-Red Rubellite, Blue-Green Paraiba, Blue Indicolite dan Multicolor Watermelon Tourmaline. Sedangkan beberapa nama yang kurang terkenal antara lain: Colorless Achroite, Green Verdelite dan Chrome Tourmaline
  • Seperti halnya batu Safir, nama deskriptif seperti Yellow Tourmaline atau Pink Tourmaline juga sering digunakan untuk memasarkan batu Tourmaline
  • Sering juga disebut batu bunglon, karena sering berubah warna pada waktu tertentu dengan sudut pandang yang berbeda dan banyak variasi warnanya
  • Rumus kimia batu Tourmaline adalah: (Ca,K,Na)(Al,Fe,Li,Mg,Mn)3(Al,Cr,Fe,V)6(BO3)3(Si,Al,B)6O18(O,H,F)4
  • Kristal batu Tourmalin terbentuk dalam sistem kristal trigonal dan bisa dikenali melalui tiga sisi prisma segitiganya yang berbeda
  • Kekerasan batu Tourmaline adalah antara 7 - 7,5 skala Mohs
  • Batu Tourmaline salah satunya bisa dikenali memiliki sifat unik Pyro-Piezoelectric, yang berarti kristal dapat menghasilkan dan menyimpan muatan listrik ketika mengalami stress mekanik, tekanan, atau fluktuasi suhu yang ekstrim, sehingga mendapat julukan "Batu Listrik"
  • Ketika batu Tourmaline digosok, gesekan dapat menyebabkan listrik statis, karena itulah sering juga disebut sebagai "Ceylonese Magnet"
  • Batu Tourmaline memiliki variasi warna dari putih bening sampai hitam. Batu Tourmaline berwarna putih bening dianggap yang paling langka, namun anehnya juga yang paling murah. Yang berwarna hitam adalah yang paling umum
  • Kebanyakan batu Tourmalin memiliki dua atau lebih variasi warna dalam satu batu. Contohnya Watermelon Tourmaline, memiliki variasi warna hijau di ujung satunya, dengan putih bening di tengahnya dan warna merah atau merah muda di sisi lainnya
  • Kebanyakan Tourmaline yang berwarna merah, merah muda, coklat sampai kuning disebabkan adanya kandungan Mangan, sementara besi dan titanium menyebabkan warna kehijauan sampai hitam kebiruan. Lithium bisa menyebabkan warna apa saja, seperti biru, hijau, merah, kuning dan merah muda. Yang paling langka yang berwarna seperti hijau zamrud adalah karena adanya kromium (kadang-kadang vanadium)
  • Cat's Eye Tourmaline biasanya berwarna hijau dan merah muda, walaupun juga bisa berwarna lainnya
  • Tourmalin paling langka dan paling mahal di dunia adalah Neon Green-Blue Paraiba Tourmaline, yang warnanya tercipta karena adanya jejak tembaga
  • Kombinasi warna lainnya yang cukup berharga adalah Purplish-Red Rubellite dan Blue Indicolite
  • Batu Tourmaline yang berwarna kuning, merah dan merah muda sering kali telah melalui proses Irradiated (melalui proses radiasi untuk memperbaiki, memperkuat, atau mengubah warnanya)
  • Batu Tourmaline ditemukan di pegmatites (kristal granit kasar atau batuan beku lainnya dengan kristal yang panjangnya beberapa sentimeter hingga beberapa meter) dan endapan aluvial di seluruh dunia
  • Batu Tourmaline adalah batu nasional negara Amerika Serikat, dimana batu ini telah ditambang selama berabad-abad
  • Saat ini, sumber batu Tourmaline yang sangat signifikan berasal dari Minas Gerais dan Bahia, Brazil. Sumber penting lainnya adalah Afghanistan, Australia, Burma, India, Italia, Madagaskar, Malawi, Mozambique, Namibia, Nepal, Nigeria, Pakistan, Rusia, Sri Lanka, Switzerland, Tanzania, Amerika Serikat (California dan Maine), Zaire, Zambia dan Zimbabwe
  • Tanzania juga dikenal menghasilkan Chrome Dravite Tourmaline yang berwarna hijau zamrud. Pada sekitar tahun 1990-an, Blue Paraiba Tourmaline ditemukan di Nigeria. Deposit Paraiba Tourmaline juga ditemukan di Mozambique. Namun Paraiba Tourmalin terbaik adalah yang berasal dari Brazil. Zambia menghasilkan Red Rubellite dan Yellow Canary Tourmaline. Sementara Afghanistan terkenal menghasilkan Green Verdelite dan Blue Indicolite yang langka

Cerita Tentang Batu Turmalin
Turmalin

Batu Yaman:
  • Dinamai batu Yaman adalah karena batu ini dipercaya berasal dari negara Yaman di Timur Tengah
  • Konon menurut cerita yang beredar di masyarakat, batu Yaman sudah ada berabad-abad lamanya. Berasal dari seorang nabi yang datang ke Mekah dan kemudian mengambil pasir, lalu pasir itu ditebarkan ke seluruh penjuru kota. Kemudian menurut legenda yang beredar, pasir-pasir yang disebar tersebut berubah menjadi batu Yaman
  • Warna batu Yaman bervariasi, antara lain merah gelap, kuning, coklat, biru, ungu, hitam abu-abu, hitam yang bercampur dengan warna lain, dan juga beberapa warna bening dan cerah namun keruh
  • Ciri utama warna batu Yaman adalah warna keruhnya yang sangat pekat, warna hitam kemerah-merahan (jika disinarin berwarna merah tua), potongan dengan pola bertebing (ciri khas batu Yaman yang berasal dari Yaman)
  • Daerah penghasil batu Yaman selain Yaman adalah Afrika, Indonesia, India, Iran dan China
  • Ada sekitar 25 jenis batu akik Yaman, diantaranya: Yaman Kaabah, Yaman Kalimah, Yaman Hitam, Yaman Merah, Yaman Jade, Yaman Tiban, Yaman Kencono, Yaman Wulung, dan lain-lain
  • Seperti batu Jade, batu Yaman juga memiliki grade, yaitu grade 1, grade 2 dan grade 3. Grade 1 merupakan kwalitas batu Yaman terbaik dan paling mahal tentunya
  • Kekerasan batu Yaman berkisar antara 6 - 7 skala Mohs

Cerita Tentang Batu Yaman
Yaman

Batu Zamrud:
  • komposisi zamrud adalah senyawa Al2Be3[Si6O18] 
  • indeks bias: 2,67 – 2,78
  • sistem kristal: heksagonal
  • warna bervariasi, dari hijau muda, hijau kekuningan, hijau kebiruan sampai hijau tua
  • Mayoritas mineral zamrud membawa ciri khas alami berupa retakan-retakan ataupun serat-serat
  • Zamrud termasuk mineral silikat beril (mengandung beryllium), dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium
  • adanya vanadium dan besi menyertai kelumit kromium itu menyebabkan berbagai ragam warna pada zamrud
  • kekerasan zamrud berada pada 7,5 dalam skala Mohr 
  • penghasil zamrud kwalitas tinggi adalah Kolumbia, Siberia, Afrika Selatan, Zimbabwe, Australia dan Brazil
  • kata Emeral berasal dari bahasa Perancis lama: Esmeraude dan Inggris pertengahan: Emeraude, yang berarti kehijauan
  • zamrud diyakini sebagai lambang cinta sejati dan kebijaksanaan

Cerita Tentang Batu Zamrud
Zamrud

Batu Zircon:
  • Nama lain dari batu Zircon adalah batu Yakut
  • Dikenal sebagai salah satu jenis batu permata yang sangat mirip karakteristiknya dengan batu berlian
  • Nama Zircon berasal dari bahasa Persia, yang berarti warna keemasan
  • Batu Zircon memiliki kekerasan 7,5 skala Mohs
  • Warna batuan zircon bervariasi, antara lain kuning, coklat, coklat kemerahan, merah, hijau, biru dan tak berwarna
  • Batu Zircon berkualitas terlihat berkilau dengan indah jika terkena paparan cahaya
  • Batu Zircon dipercaya berkhasiat untuk meredakan emosi, menenangkan pikiran, memberikan kepuasan hati
  • Batu Zircon berwarna biru pucat dinamakan Starlites, sedangkan yang berwarna merah kecoklatan dinamakan Hyacinth
  • Batuan yang tergolong dalam batu zircon dapat berubah warna jika dipanaskan
  • Batu Zircon berbeda dengan Cubic Zirconia (C.Z). Dimana batu zircon adalah batu alami, sedangkan C.Z. adalah batu buatan manusia dengan susunan unsur kimiawi yang berbeda
  • Cubic Zirconia adalah oksida zirconium (ZrO2), jenis mineral yang sangat jarang didapatkan secara alami, namun mudah disintesis untuk digunakan sebagai berlian tiruan
  • Batu Zircon yang tidak berwarna, jika diserdi facet, dinamakan Intan Matura. Nama intan matura ini diambil dari tempatnya ditambang, yaitu di Sri Lanka
  • Penghasil batu zircon terbesar adalah di Thailand, Sri Lanka dan Kamboja
  • Batuan zircon juga ditemukan di Myanmar, Vietnam, Tanzania, Perancis dan Australia
  • Bangkok merupakan pusat pengasahan dan pemasaran batu zircon terbesar di dunia

Cerita Tentang Batu Zircon
Zircon

Demikian berbagai cerita tentang Batu Permata yang bisa kami rangkum. Tentunya kami akan selalu berusaha melengkapi rangkuman ini demi mengobati rasa penasaran sobat CNC penggemar batu permata. Dan jika teman-teman sobat CNC membutuhkan berbagai jenis batu permata, boleh langsung menghubungi kami di:

DR. Bacan
ITC ROXYMAS, lt dasar blok FA-9
jl. Hasyim Ashari, jakarta pusat
tel: +6289677775534 (call only)
contact person: ROBET (08158305534) (WA)
email: robb_llee@yahoo.co.id

Teman-teman sobat CNC merasa kesulitan dalam mencari artikel / barang-barang di blog CNC phoneshop ini? Boleh langsung klik link (tautan) ini saja ya: kumpulan artikel dan barang-barang di CNC phoneshop

6 komentar:

  1. emang agan yg satu ini luar biasa. udh respon cepet, ramah, dan ga pernah bosen jawab pertanyaan. Mau tanya apapun ttg produk dijawab lengkap. Udh gt baru pesen besoknya langsung nyampe tanpa ribet. Packing juga rapih.
    pokoknya recommended seller banget deh. Dijamin ga nyesel belanja sama agan ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap gan.. hehe.. thanks atas testinya ya..

      Hapus
  2. bagus untuk menambah ilmu tentang perbatuan

    BalasHapus
  3. Tutorial yg sangat bgus, bang... 2 jempol tangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap pak.. thanks supportnya ya..

      Hapus